UniqMag

Lagi,Polisi Jember Tangkap Penjual Mercon Berukuran Raksasa

berita terkini
Barang bukti mercon berukuran raksasa dan para tersangka ditunjukan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Meski telah ada larangan untuk berjualan mercon atau petasan namun tetap saja ada warga yang nekat. Setelah sebelumnya menangkap seorang penjual mercon, kali ini jajaran Polres Jember kembali menangkap empat orang pemilik dan penjual petasan berukuran raksasa. Penangkapan tersangka itu, dilakukan di dua TKP yang berbeda.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo  menjelaskan ke empat orang tersangka tersebut masing-masing bernama Sutikno (45) warga Dusun Krajan, Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Hasan (50) warga Desa Sumberbringin, Kecamatan Sukowono, Marzuki (32) warga Desa Baletbaru, Kecamatan Sukowono, dan Misbahul Wahid (45) warga Desa/Kecamatan Bangsalsari.

“Tersangka tersebut terjaring dalam operasi pekat (penyakit masyarakat) 2018, yang dilaksanakan menjelang Hari Raya (Idul Fitri), agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan secara khusuk dan terbebas dari bunyi-bunyian mercon dan lain-lain,” ujar Kusworo di Mapolres Jember, Kamis siang (24/5).

 “Dari pengakuan  tersangka, mercon itu digunakan sendiri dan juga untuk diperjual belikan,” tambahnya.

Kepada petugas par tersangka  mengaku, sebelumnya telah membuat petasan. “Tahun ini termotivasi untuk membuat kembali, menyambut hari raya. Kemudian untuk dijual, dan juga digunakan sendiri. Untuk bahan baku bubuk mesiu masih kami dalami dapatnya darimana,” imbuhnya.

Dari para tersangka, petugas berhasil menyita 3,5 kilogram black powder (bubuk mesiu), 42 biji petasan berbagai jenis dan ukuran, dan juga 5 kilogram kertas bahan pembuat petasan.

 Atas perbuatannya itu, katanya, tersangka terancam dijerat dengan Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 tahun 1951.

“Ancaman maksimal hukuman 20 tahun penjara,” tegas Kusworo.

 

Reporter : Vino AFM
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Dianggap Tak Netral, Oknum TKS Dipecat.
Berita Selanjutnya Herlang: Pemuda Kutim Harus Melestarikan Seni dan Budaya

Komentar Anda