UniqMag

Hujan Deras, Bupati Kutim Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid

berita terkini
Prosesi peletakan batu pertama program pembangunan masjid Desa Batu Timbau Ulu, Kecamatan Batam oleh Bupati Kutim. (ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) –  Meski diguyur hujan cukup lebat, Bupati  Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar tetap melakukan peletakan batu pertama pembangunan peresmian Masjid bantuan dari Equalindo Group, Rabu (23/5/2018). Dalamkunjungan kerja tersebut, Bupati Ismunandar juga meresmikan kantor Desa Batu Timbau Ulu.

Prosesi peresmian masjid yang belum diberi nama tersebut dimulai sekitar pukul 14.20 wita. Peletakan batu pertama tidak hanya dilakukan Bupati namun juga Andre Sumampau alias Apau, Pemimpin Equalindo Group serta Camat batu Ampar Yuriansyah dibawah guyuran dengan disaksikan masyarakat dan tokoh agama setempat.

Bupati H Ismunandar mengatakan bahwa momen kali ini bertepatan dengan 7 Ramadhan. "Turun hujan, insyaAllah pertanda baik," kata Ismu, sapaan akrab Bupati.

Terkait pihak investor yang telah menyalurkan bantuan atau corporate social responcibility (CSR) berupa pembangunan masjid, tentunya patut diapresiasi dan dijadikan contoh oleh perusahaan lainnya. Karena memberikan bantuan kepada masyarakat walaupun belum beroperasi.

Bupati mengimbau agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan Equalindo Group karena pemiliknya putra daerah dan tinggal di Samarinda. Sehingga jika terjadi masalah mudah dibicarakan. Berbeda dengan perusahaan dari luar, tentunya jika bermasalah, masyarakat akan sulit menyelesaikannya.

"Saatnya ada sawit di Batu Ampar," sebut Ismu.

Menyangkut pembangunan masjid, Bupati berharap saat ini ia yang melakukan peletakan batu pertama, dalam jangka waktu tak terlalu lama dia juga yang meresmikan. Selanjutnya, pada saatnya nanti bisa mendatangkan rahmat dan berkah dari Allah SWT.

Camat Batam Yuriansyah menjelaskan masjid dibangun dengan ukuran 20x20 meter. Diharap mènjadi Masjid Jami di Batam. Bantuan dari Equalindo Group yang baru akan berinvestasi di daerahnya.

"Diharapkan pembangunan masjid dan keberadaan perusahaan bisa berdampak baik pada perekonomian masyarakat," harap mantan Camat Muara Wahau tersebut.

Terakhir dia meminta pihak perusahaan pada saat beroperasi nantinya mengutamakan pemberdayaan masyarakat sekitar. Dengan menjadikan karyawan atau pemberdayaan ekonomi lainnya. (hms3/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Kemenpora Ajak Masyarakat Jember Sukseskan Asian Games 2018
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda