UniqMag

KEK Maloy Tetap Menjadi Prioritas Pembangunan di Kutim

berita terkini
Wabub H Kasmidi Bulang bersama Kepala Subdit Penataan Kawasan Ekonomi Direktorat Jendral Tata Ruang Doni Janarto dan Staf Ahli Menteri Agraria dan Tata Ruang Serta Undangan Lainnya. (Ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Meneruskan amanat dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melalui Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pemerintahan Nasional, Direktorat Jenderal Tata Ruang, Pemkab Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat koordinasi dan penyepakatan deliniasi dalam penyusunan materi teknis rencana rinci tata ruang (RRTR) disekitar Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK). 

Rapat dibuka Wakil Bupati H Kasmidi Bulang di Hotel Royal Victoria Sangatta, Kamis (24/5/2018). Rapat dihadiri Kepala Subdit Penataan Kawasan Ekonomi Dirjen Tata Ruang, Doni Janarto dan Staf Ahli Menteri Agraria dan Tata Ruang, Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kaltim, Bappeda Kutim, Dinas PU Kutim, Dinas Perhubungan, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya. 

Wabub mengatakan, hampir setiap dua minggu sekali KEK MBTK menjadi bahan koordinasi Pemkab Kutim. 

"Dua minggu sebelum lebaran, Gubernur Kaltim mengumpulkan kita semua untuk membahas kawasan strategi nasional. Salah satunya ada di Kutim, yakni KEK Maloy dan Tol Laut," ungkap Wabub. 

Lebih lanjut Kasmidi berharap masyarakat Kutim sebagai tuan rumah dapat merasakan langasung program pembangunan KEK MBTK. KEK Maloy menurutnya harus menjadi salah satu ikon yang terus dikumandangkan oleh Gubernur Kaltim. Walaupun sekarang, katanya,  mulai berimbang karena ada KEK di Morowali. Namun Kasmidi menyebut masyarakat patut berbangga, karena Gubernur Kaltim konsisten dalam mempercepat pembangunan KEK Maloy. 

"Kita berharap, siapun yang akan menjadi Gubernur Kaltim selanjutnya, KEK Maloy dapat menjadi perhatian khusus. Sehingga program pembangunan kawasan ekonomi terpadu ini tidak mandek," harap Kasmidi.

Untuk itu Wabub meminta kepada semua OPD terkait di Pemkab Kutim, dapat menuangkan pemikiran yang berkaitan dengan pembangunan di seputar KEK Maloy. Membahas percepatan pembangunan beserta kendala yang harus segera diselesaikan, apabila memang ada. (hms15/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Lewat Donasi Lampu Lantern, Samsung Ingin Warga Kutim Bahagia dan Produktif
Berita Selanjutnya Wiyono Nekat Bunuh Diri Diduga Terkait Kasus yang Saat Ini Diperiksa Kejari Malang

Komentar Anda