UniqMag

Stok BBM Lebaran 2018 Aman

berita terkini
Aktivitas pasokan BBM di salah satu SPBU. Pertamina menjamin pasokan BBM selama lebaran ini aman

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Antisiasi tingginya permintaan Bahan Bakar Minyak saat musim mudik dan balik Lebaran 2018, Pertamina telah melakukan berbagai langkah. Salah satunya menambah pasokan BBM hingga 14 persen serta menyiapkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) modular atau sifatnya mobile.

“Masa angkutan lebaran ini memang kita sudah antisipasi. Terutama terkait dengan peningkatan konsumsi BBM masyarakat,” ucap Eddie Mangun, Officer Communication dan CSR Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) Jatim Balinusa,Jumat (25/5).

Menurut Eddie, pihak Pertamina telah memprediksi adanya kenaikan sebesar 5-14 persen dibandingkan dengan hari biasa. “Puncaknya pada 9-10 juni 2018,” jelasnya. Untuk itu Pertamina akan menambah stok seperti prediksi di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara saat Ramadhan dan Lebaran tahun ini.

Dari catatan Pertamina, di Jawa Timur yang paling banyak dikonsumsi yakni Pertalite, Solar, pertamax baru kemudian premium.

Pertalite dengan konsumsi harian sebesar 7.021 KL/hari, diprediksi naik menjadi 8.004 KL/hari dan solar dari konsumsi harian 5.492 KL, diprediksi naik menjadi 5.217 KL/hari. Sehinga pihaknya sudah memprediksi lonjakan permintaan BBM masyarakat untuk aktifitas arus mudik balik lebaran.

Pertamina juga akan menyiapkan SPBU storage alias SPBU Kantong. Yakni SPBU yang bisa bergerak dan dipindahkan. “Ini ditempatkan di sepanjang jalur mudik Lebaran 2018 yang jaraknya cukup panjang dan tidak terdapat SPBU,” jelas Eddie.

Dimana untuk di Jawa Timur akan ditempatkan sekitar 11 SPBU storage ini. Pihaknya memang menyiapkan SPBU yang bisa keliling itu untuk mengantisipasi kendaraan yang membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) selama perjalanan di jalur mudik Lebaran. “Agar mereka tidak kehabisan bahan bakar,” kata Eddie.

Pertamina juga sudah melakukan pemetaan di titik-titik mana saja yang harus disediakan SPBU modular untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mungkin juga di Jalur Gumitir antara Jember-Banyuwangi. “SPBU modular merupakan salah satu solusi untuk mengatasi sejumlah titik yang rawan bahan bakar,” jelasnya menambahkan.

Pertamina juga melakukan upaya lainnya menghadapi Ramadhan dan Lebaran. Yakni pembentukan tim satuan petugas khusus yang bertugas memantau dan mengkondisikan kelancaran penyaluran BBM dan elpiji yang beroperasi. “Mereka akan bertugas H-14 hingga H+7 Lebaran 2018,” terangnya.

Penyediaan kios pertamax di delapan titik rest area di Jatim, dan menyiapkan motorist bahan bakar khusus di ruas tol dan non-tol. Dengan harapan nantinya selama mudik tidak ada lagi keluhan kesulitan bahan bakar di masyarakat.

 

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Ratu Hemas: Yogyakarta Kota Toleransi
Berita Selanjutnya Polres Jember Periksa Nahkoda dan ABK Kapal Joko Berek

Komentar Anda