UniqMag

Dihantam Ombak Perahu Nelayan di Jember Terbalik, Seorang Tewas

berita terkini
Detik-detik saat perahu terbalik saat dihantam ganasnya ombak Plawangan Pantai Puger, Jember.

JEMBER,(suaraindonesia.co.id) – Kecelakaan laut terjadi di Pantai Puger Jember. Ganasnya ombak laut selatan telah menghempaskan sebuah perahu jenis slerak di Plawangan Puger. Akibatnya puluhan nelayan terlempar dari perahu, seorang nelayan ditemukan tewas.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan dari Basarnas Jember, Dini Nur Fitriyah, Senin (28/5) membenarkan peristiwa tersebut."Kejadiannya kemarin (Minggu,27/5), korban tewas ditemukan tadi pagi," katanya

Namun Dini mengakut tidak tahu kronologis penemuam mayat korban. Sebab ketika Basarnas datang, korban sudah dievakuasi warga.

"Identitas korban atas nama Herin Subiantoro, usia 50 tahun, warga Desa Balung Lor, Kecamatan Balung. Kronologis penemuannya kita nggak tahu, sebab waktu kita datang, korban sudah dievakuasi oleh warga," terang Dini.

Seorang saksi mata, H. Sunarto mengatakan, mayat korban ditemukan tidak jauh dari perahu yang terbalik. Mayat ditemukan nelayan yang melihat kondisi perahu.

"Sekitar pukul 08.00 WIB, ditemukan nelayan yang melihat kondisi perahu yang karam dalam posisi terbalik itu. Ketika itu terlihat korban mengambang dalam kondisi sudah meninggal," terang Sunarto.

Sunarto menduga Herin tewas karena terjebak dalam perahu yang karam dalam posisi terbalik. Kondisi itu membuat Herin tak bisa keluar dari dalam perahu.

"Kemungkinan besar korban ini kakinya juga terlilit jaring. Ada seorang nelayan yang selamat mengaku sempat mendengar korban mengetuk-ngetuk dinding perahu. Mungkin minta bantuan. Tapi waktu itu kondisinya semua panik dan memikirkan untuk menyelamatkan diri masing-masing," terang Sunarto.

Jasad Herin kemudian dievakuasi warga. Warga juga menghubungi pihak kepolisian dan Basarnas. Setelah berhasil dievakuasi, jasad Herin langsung dibawa ke Puskemas untuk divisum, sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kasat Pol Air Jember AKP Hari Pamuji menjelaskan saat terbalik perahu berisi 21 orang nelayan. Saat itu, perahu masuk Plawangan Puger usai mencari ikan di laut.

"Perahu  itu terbalik setelah dihantam ombak besar. Penumpang terjatuh ke air. Satu korban ditemukan tewas," jelasnya.

Pasca kejadian Hari mengimbau agar nelayan lebih berhati-hati ketika melintas di Plawangan Puger. Sebab akhir - akhir ini ombak cukup tinggi.

"Kita imbau nelayan berhati-hati karena situasi ombak akhir-akhir ini cukup tinggi," katanya.

 

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Jelang Arus Mudik, Kondisi Jalan OKU Selatan - OKU Timur Banyak Berlubang
Berita Selanjutnya Polres Jember Periksa Nahkoda dan ABK Kapal Joko Berek

Komentar Anda