UniqMag

Pembunuh Security Bank BRI OKI Dituntut 13 Tahun Penjara

berita terkini
Terdakwa mendengarkan jaksa penuntut umum membacakan tuntutannya

OGAN KOMERING ILIR,(suaraindonesia.co.id) -  M Ainul Pasha Bin M Yusuf Puan, 42, terdakwa pembunuhan Despatra Kurniawan, security Bank BRI unot 2 Pahlawan Cabang Kayuagung, OKI akhirnya dituntut 13 Tahun penjara Rabu (30/5).

Dalam persidangan, terdakwa mendengarkan tuntutan jaksa yang berpendapat bahwa berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang ada maka terdakwa dituntut terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 338 KUHP, tentang pembunuhan dengan oleh karenanya dipidana selama 13 tahun penjara dipotong masa tahanan.

Jaksa juga mendakwa dengan pasal alternatif yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana serta pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan berat hingga korban meninggal dunia.

“Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga korban, sementara hal yang meringankan adalah menyesali perbuatannya berkelakuan  baik serta belum pernah dihukum," kata Imran selaku JPU.

Untuk itu, atas tuntutan tersebut majelis hakim yang diketuai Reza dan hakim anggota Irma dan Lina Savitri Tazili memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk melakukan pembelaan.

Dalam pembelaannya, terdakwa M Ainul Pasha meminta hukuman yang seringan ringannya dari majelis hakim dan mengaku khilaf, sementara jaksa tetap pada tuntutan.

Usai mendengarkan tuntutan jaksa serta permohonan terdakwa, majelis hakim kemudian menunda sidang hingga Rabu pekan depan (6/6/2018) dengan agenda pembacaan putusan.

Kasus pembunuhan ini sudah lama terjadi. Sekedar mengingatkan, salah seorang Security Bank BRI Unit 2 Pahlawan Cabang Kayuagung OKI, Despatra Kurniawan (33) tewas mengenaskan dengan beberapa luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya. 

Pelakunya adalah M Ainul Pasha, penjaga malam di kantor BRI Jalan Letjen Yusuf Singedekane Kayuagung, (25/1/2017) .

Meski sempat mendapatkan pertolongan di RSUD Kayuagung, namun nyawa warga Jl. Veteran Komp. YKP Kelurahan Sida kersa Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI tersebut tidak dapat diselamatkan akibat kehilangan banyak darah.

Terdakwa setelah kejadian sempat berupaya melarikan diri, warga Dusun I Kecamatan SP Padang OKI tersebut akhirnya berhasil diringkis satreskrim Polres OKI di Desa Kijang Awal Terusan Kecamatan SP Padang .

Terpisah pihak BRI Cabang Kayuagung melalui  Wahyu B Bhakti menyatakan, menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada proses hukum.

"Kasus ini sepenuhnya kita serahkan melalui proses hukum," katanya kepada wartawan. 

Reporter : Firman
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Panglima TNI dan Kapolri Safari Ramadhan ke Pulau Seribu Masjid
Berita Selanjutnya Herlang: Pemuda Kutim Harus Melestarikan Seni dan Budaya

Komentar Anda