UniqMag

Pemkab Kutim Segera Implementasikan Perda KTR

berita terkini
Kadis Kesehatan dr Bahrani dan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Yuwana Sri Kurniawati saat mendampingi Bupati Ismunandar menerima penghargaan Pastika Parahita dari Kemenkes. (ist)

JAKARTA, (suaraindonesia.co.id) - Setelah menerima apresiasi dari Pemerintah Pusat melalui Kemnkes RI berupa Penghargaan Pastika Parahita atas diterbitkannya Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Nomor 08 Tahun 2017, membuat Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar berencana langsung "tancap gas" menerapkan regulasi dimaksud.

"Penghargaan (Pastika Parahita dari Kemenkes RI) ini menjadi penyemangat Pemkab dan DPRD Kutim yang telah menerbitkan Perda KTR. Tapi diharapkan Perda (kesedan) jangan sekedar Perda, tetapi berikutnya terus dilakukan langkah-langkah aktif dalam menyosialisasikan regulasi," tegas Ismu, saat diwawancara di Aula Siwabessy, Kemenkes  RI di Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Didampingi Kadis Kesehatan dr Bahrani dan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Yuwana Sri Kurniawati, Bupati menjelaskan bahwa untuk menanggulangi bahaya rokok bagi kesehatan tersebut diperlukan langkan konkret sesuai desain yang diprogramkan oleh Dinas Kesehatan Kutim.

Impelementasi Perda KTR menurutnya harus dimulai dari instansi pemerintah, kemudian swasta, tempat umum dan lainnya. Sebagai contoh dirinya mengpresiasi PT KPC yang juga telah menerapkan KTR di kantor-kantor pelayanannya.

"Perda KTR akan di implementasikan intensif di Kutim, demi terciptanya lingkungan sehat tanpa asap rokok. Termasuk mengurangi iklan rokok di kabupaten," kata Ismu lagi.

Demi memaksimalkan implementasi KTR, Ismu menyebut tidak hanya melulu peran pemerintah dengan APBD. Namun juga dibutuhkan dukungan dan kolaborasi perusahaan menggunakan dana CSR (corporate social responsibility).

Selanjutnya setelah masyarakat memahami dengan jelas regulasi Perda KTR, Pemkab Kutim bakal menerapkan tahapan regulasi terkait KTR lainnya. Seperti penerbitan Perbup KTR dan larangan iklan rokok diluar gedung.

Tentunya para perokok aktif juga akan ditertibkan agar bisa merokok pada tempatnya. Sekaligus menerapkan sanksi sesuai regulasi. (hms3/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Bupati Kutai Timur Raih Penghargaan Pastika Parahita Dari Kemenkes RI
Berita Selanjutnya Wiyono Nekat Bunuh Diri Diduga Terkait Kasus yang Saat Ini Diperiksa Kejari Malang

Komentar Anda