UniqMag

PT KPC Kembangkan Mobil Listrik Untuk Operasional Perusahaan

berita terkini
Motrik hasil pengembangan PT KPC saat di perkenalkan kepada masyarakat Kutim

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Superintendent Component Management dari Mining Support Division (MSD) PT.Kaltim Prima Coal (KPC) Sahinur Ali yang ditemui di Kantor External Relation, Town Hall, Sangatta menuturkan pengembangan mobil listrik oleh beberapa  Engineer dan Mekanik Mining Support Division (MSD) PT. KPC adalah suatu bentuk project identifikasi, pengembangan, dan pemanfaatan energi listrik sebagai bentuk energi yang dapat terbarukan, Rabu (6/6/2018)

Menurutnya, project pembuatan mobil listrik ini sudah dimulai pada tahun 2015 dan sudah beberapa kali dilakukan pengujian keamanan dan kelayakan pada tahun 2016 dan 2017. Setelah melalui serangkaian pengujian dan persetujuan, mobil listrik ini  baru mulai di operasikan di tahun 2017 dan digunakan untuk operasional harian di Divisi Mining Support Division.

"Mobil Listrik yang kami namai Motrik ini adalah satu satunya mobil listrik di Kutai Timur (Kutim) terutama di Sangatta, yang digunakan dalam operasional perusahaan, meskipun sistem pengoperasian motrik masih menggunakan sistem manual, top speed motrik ini sampai pada 100km/jam, dan untuk jenis mobil yg kami konversi menjadi motrik adalah mobil Chevrolet Blazer bekas milik perusahaan," ucapnya

Dia juga menambahkan bahwa motrik ini menggunakan baterai kering jenis Lithium Polimer yang mempunyai daya 3,5 volt sebanyak 48 buah yang terpasang di dalam kap depan mesin dan bekas tempat bahan bakar mobil.menurutnya jenis baterai Lithium Polimer dipilih karena dari daya tahan pemakaian yang disinyalir dapat bertahan lebih lama, penyimpanan tenaga listrik yang lebih besar,dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit seperti pada baterai basah (ACCU) yang umum digunakan pada mobil yg menggunakan bahan bakar minyak.

"Dibandingkan dengan menggunakan mobil ber bahan bakar BBM, Motrik ini lebih irit dan tidak menimbulkan emisi Cox, Nox, dan Sox sehingga ramah lingkungan, selain itu tingkat kebisingan yang dihasilkan juga sangat lebih rendah dibandingkan mobil yang menggunakan BBM,"Jelasnya

Untuk diketahui, tim yang mengerjakan project mobil listrik ini adalah Wiwin Sujati, Manager Excavator Maintenance, sebagai Project Manager, Sahirul Alim (Supt Component Management), Eko Prasetyo (Planner Maintenance), Suhud Maryanto (Coordinator Component Management) dan Oldwan Ferdalis (Specialist Maintenance Training), yang kesemuanya adalah karyawan aktif di PT KPC. (Qiqi)

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Jelang Lebaran, Wabup Kutim Sidak ke Pasar Induk Sangatta
Berita Selanjutnya Herlang: Pemuda Kutim Harus Melestarikan Seni dan Budaya

Komentar Anda