UniqMag

Bupati: Pegawai di Kutai Timur Diminta Masuk 21 Juni Mendatang

berita terkini
Bupati Kutai Timur, Ismunandar

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) -  Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar mengatakan, cuti bersama bagi para ASN di lingkup Pemkab Kutim diberlakukan sesuai surat edaran (SE) Menpan-RB Nomor B/8/M.SM.00.01/2018, 7 Juni 2018. Bahwa cuti bersama lebaran ASN dan pegawai sampai 20 Juni artinya 21 Juni, seluruh ASN maupun TK2D wajib masuk dan kembali bekerja seperti biasa.

"Pernyataan saya yang dikutip teman-teman wartawan (tentang kelonggaran cuti bersama) itu sebelum ada surat edaran Menpan-RB.  Karena sekarang sudah ada acuan surat edaran dari Menpan-RB untuk cuti bersama dan kembali masuk kerja, maka kita akan mengacu pada surat Menpan tersebut," tegas Ismunandar.

Menurutnya, Pemkab Kutim tetap akan melaksanakan surat edaran Menpan bagi seluruh pegawai lingkup Pemkab Kutim.  Baik penerapan sanksi saat masuk kerja setelah cuti bersama dan libur lebaran pada 21 Juni mendatang. Untuk itu, seluruh ASN lingkup Pemkab Kutim, diwajibkan menaati aturan yang sudah ditetapkan sesuai surat edaran Menpan-RB tersebut. 

"Kepada seluruh Kepala OPD diharapkan untuk memonitor langsung bawahannya. Saat masuk kerja pasca libur lebaran dan cuti bersama nantinya. Selanjutnya melaporkan hasil inspeksi sesuai jenjang yang ada," pintanya.

Tak lupa kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) selaku leading sektor pembinaan kepegawaian di instruksikanoleh Bupati untuk nantinya segera melaporkan hasil sidak pada pasca libur lebaran. Sesuai SE tersebut.

Bupati dalam SE Nomor 060/376/ORG.III juga telah menginformasikan tentang perubahan hari libur nasional. Khusus untuk cuti dan libur lebaran menyesuaikan surat keputusan bersama (SKB) tiga Menteri. Sedangkan Seskab Irawansyah melalui SE Nomor 863/473/ORG.III tentang Penegakan Disiplin ASN Dalam Pelaksanaan Cuti Bersama 2018 juga menginformasikan beberapa hal penting.

Seperti Kepala OPD dilarang memberikan cuti tahunan sebelum maupun setelah lebaran. Mengatur jam kerja ASN yang memberikan pelayanan penuh bertepatan dengan cuti bersama. Yakni rumah sakit dan lain-lain tanpa mengurangi hak cutinya.

Larangan menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik, PNS dilarang menerima hadiah dari siapapun yang berhubungan dengan jabatan. Setelah cuti berakhir, seluruh pegawai wajib bekerja seperti semua dan Kepala OPD wajib melalukan pemantauan kedisplinan. (hms2/hms3/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Rumah Tahfidz Qur'an Al Fattah Pamekasan Gelar Santunan dan Penerimaan Sertifikat Munaqosyah II
Berita Selanjutnya Herlang: Pemuda Kutim Harus Melestarikan Seni dan Budaya

Komentar Anda