UniqMag

Pembangunan Terminal Bandara Banyuwangi Dilaporkan ke KPK

berita terkini
Muhammad Khoirul Abas, Direktur Sintesa Banyuwangi

BANYUWANGI, (suaraindonesia.co.id) - Studi Interaksi Sosial dan Advokasi (Sintesa) Banyuwangi secara resmi mengirim surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diJakarta.

Sintesa mengirim surat ke KPK terkait dugaan korupsi pembangunan Terminal Bandara Banyuwangi Tahun Anggaran 2014 yang melibatkan PT. Nindya Karya (Persero) sebagai pelaksana pekerjaan dengan SKPD Dinas PU Bina Cipta Karya dan Tata Ruang Banyuwangi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) sehingga ditengarai merugikan keuangan negara sebesar Rp. 5.079.938.366.,00. 

Muhammad Khoirul Abas selaku direktur Sintesa Banyuwangi saat dihubungi via telpon membenarkan bahwa Sintesa Banyuwangi pada 1 Juni 2018 Kemarin telah mengirim surat ke pada KPK terkait dugaan korupsi tersebut.

Selain itu, menurut Abas laporan Sintesa kepada KPK atas dugaan korupsi berdasarkan hasil laporan BPK RI atas laporan keuangan Pemda Banyuwangi Tahun Anggaran 2014 terkait pekerjaan pembangunan Terminal Bandara Banyuwangi. 

"Kita melakukan peloporan ke KPK berdasar hasil Laporan BPK RI, sebab ada beberapa kejanggalan dalam proyek pembangunan Terminal Bandara tersebut dara data - data yang ada," terang Abas yang juga ketua Pospera Banyuwangi tersebut.

Abas panggilan akrapnya berharap, KPK bisa menindaklanjuti atas laporan yang dilakukan oleh Sintesa agar dugaan adanya korupai  tersebut bisa terungkap kebenarannya. 

Reporter : Windi Ashari
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Jurnalis Kubar dan Mahulu Bagi-bagi Takjil ke Pengguna Jalan
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda