UniqMag

Erupsi Merapi, Amankah Yogyakarta Dikunjungi?

berita terkini
Ketua DPD IHGMA DIY, Herryadi Baiin dan Ketua DPC PHRI Sleman Joko Paromo

YOGYAKARTA, ( suaraindonesia.co.id) - Adanya peningkatan aktifitas Gunung Merapi bahkan sempat berulangkali mengalami erupsi berdampak pada rencana kunjungan wisatawan ke Yogyakarta. Dimana beberapa group atau rombongan terpaksa melakukan pembatalan kunjungan ke DIY.

Ketua DPD Indonesian Hotel General Manager Assosiasion ( IHGMA) DIY, Herryadi Baiin mengatakan dampak erupsi Gunung Merapi beberapa waktu membuat turunnya kunjungan ke Yogyakarta. Akibatnya tingkat hunian hotel okupansi mengalami penurunan.

"Okupansi tahun ini mencapai 40 persen yang mana hal merupakan penurun sebesar 15 persen dibandingkan periode yang pada tahun lalu" terangnya.

Ditambahkannya selain karena erupsi Merapi ada masyarakat yang menyebarkan foto letusan Merapi 2010 silam mengakibatkan kecemasan terhadap wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara.

Sementara itu Ketua BPC PHRI Sleman,  Joko Paromo beberapa group wisata, seperti dari Malaysia membatalkan diri berkunjung ke Yogyakarta. Banyak wisatawan khawatir akan kondisi keamanan Yogyakarta karena ada erupsi Merapi.

"Ada sebagian rombongan wisatawan yang membatalkan berkunjung ke Yogyakarta. Dan mereka memilih atau mengalihkan kunjungannya ke kota lain. Padahal sebenarnya Yogyakarta tetap aman dikunjungi" tandasnya.

Reporter : Lanjar Artama
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Kodim Jakarta Barat Patroli Gabungan Rutin
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda