UniqMag

Membanggakan, Anak Anggota Polres Pamekasan Hafiz Qur'an

berita terkini
Annisa' dan Arman bersama santri RTQ Al Fattah saat penerimaan sertifikat munaqosyah beberapa hari lalu.

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id)- Menjadi penghafal Alquran (hafiz) merupakan keinginan banyak orang. Fenomena ini nampak dengan semakin banyaknya rumah Qur'an yang ada di Kabupaten Pamekasan untuk memfasilitasi keinginan anak dan orang tua agar bisa menjadi hafiz.

Tak terkecuali 2 anak anggota Polres Pamekasan yang setiap sore sepulang sekolah belajar di Rumah Tahfiz Qur'an (RTQ) Al Fattah. Mereka adalah Annisa' Nurul Firdaus yang baru lulus SMP dan sudah hafal 2 jus, yaitu jus 30 dan 29, dan jus 28 sedang dalam proses. Annisa' adalah putri Aiptu Dedy Dwi Purnomo yang sehari-hari bertugas di Subbag Humas Polres Pamekasan.

Arman Maulana Ibrahim, siswa kelas VI sudah hafal jus 30, sekarang sedang proses jus 29 dan 1. Arman putra dari Bripka Bambang Edy Surahman yang bertugas sebagai anggota Polantas Polres Pamekasan.

Dedy, orangtua Annisa' kepada suaraindonesia.co.id, Rabu (13/06), menyatakan kalau masuk RTQ adalah kemauan anaknya sendiri.

"Saat dapat brosur di sekolah, anaknya menyampaikan pada kami kalau mau daftar RTQ. Saya sampaikan, silakan tapi jangan setengah-setengah, kalau mau mandi harus sampai basah," jelas Dedy.

Dedy menceritakan, Annisa' menghafal sepulang sekolah, dan sekitar pukul 16.30 WIB minta antar untuk setoran hafalan ke RTQnya.

"Dia belajar sendiri, dan sepupunya juga ikut, jadi tambah semangat. Ini murni kemauan anaknya, saya sebagai orang tua hanya mendukung," tuturnya.

Dedy menceritakan perasaannya saat anaknya punya keinginan menghafal Alquran.

"Perasaan orang tua pastinya sama. Hati ini rasanya berdesir, saat Annisa' menyampaikan keinginannya masuk RTQ. Tak cukup kata bangga," kata Dedy.

Sementara Bambang menyampaikan, bahwa anaknya belum genap setahun masuk RTQ.

"Saat saya dengar ada RTQ Al Fattah, saya tawarkan ke Arman, dan Arman semangat untuk belajar. Setiap pulang sekolah langsung setor hafalan ke RTQnya," terangnya.

Bambang yang didampingi istrinya, Linda Widiyanita mengatakan tidak ada kesulitan anaknya menghafal Alquran.

"Setiap malam menghafal sendiri, kadang sebelum les atau sesudah les. Selama ini tidak ada kesulitan dalam menghafal," tuturnya.

Diceritakan Bambang, bahwa anaknya sangat semangat untuk menjadi hafiz.

"Kemauan anaknya luar biasa, semangat. Saat saya tanya apa tidak capek setiap sore setoran, dia bilang takut kalah dan tertinggal hafalannya. Malahan setelah lulus SD anaknya minta mondok," jelasnya.

Bambang mengatakan, bahwa sangat senang dan bangga memiliki anak yang semangat menjadi hafiz.

"Selaku orang tua saya senang sekali, banyak hikmahnya punya anak penghafal Qur'an. Jadi walau sesibuk apapun saya tetap usahakan mengantar tiap sore," tutupnya.

InsyaAllah untuk para anak hafis Al-Qur'an akan disematkan mahkota kehormatan dan akan dikumpulkan bersama malaikat yang mulia.

Reporter : Irma Kirana
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya H-1, Pasar Tradisional Saka Selabung OKU Selatan Dipadati Pembeli
Berita Selanjutnya Wiyono Nekat Bunuh Diri Diduga Terkait Kasus yang Saat Ini Diperiksa Kejari Malang

Komentar Anda