UniqMag

Polres Magelang Ingatkan Peredaran Uang palsu

berita terkini
ilustrasi

MAGELANG, (suaraindonesia.co.id) - Antisipasi peredaran uang palsu menjelang hari raya Idul Fitri, jajaran Polres Magelang Kota tak habis-habisnya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mewaspadainya. Pasalnya peredaran uang palsu tersebut seringkali tidak dapat diendus dengan mudah oleh jajaran kepolisian sebab peredarannya melalui transaksi belanja.

"Biasanya mereka menukarkan uang dengan cara membeli barang yang harganya murah kemudian dia mendapatkan kembalian sebagai keuntungan," ungkap Kasat Reskrim Polresta Magelang, AKP Rinto Sutopo, Kamis (14/6/2018).

Rinto pun mencontohkan, uang palsu Rp. 100.000 digunakan untuk membeli rokok seharga Rp 20.000 maka dia akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 80.000. Hal itulah yang menjadi cara mereka untuk mengedarkan uang palsu kepada masyarakat.

"Sebetulnya bisa saja uang palsu itu pada nominal uang kecil 50 an ataupun 20 an tapi kan keuntungannya kecil, maka dari itu kecenderungan mereka memilih nomina besar yaitu 100 ribuan," ujarnya.

Maka dari itu, rinto menghimbau kepada masyarakat untuk lebih mewaspadai peredaran uang palsu tersebut, khusus para pedagang yang sering melakukan transaksi. Selain itu, masyarakat untuk tidak sungkan melapor ke kantor polisi bila mendapati atau mengetahui adanya peredaran uang palsu di lingkungannya.

"Khususnya para pedagang jangan sampai mudah percaya kepada orang lain, apa lagi orang baru atau yang bukan pelanggannya. Sebaiknya dicek dan diteliti keasliannya dengan diraba ataupun diterawang," tuturnya.

Reporter : Priyo
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Penjualan Ketupat di Pontianak Laris Manis
Berita Selanjutnya Wiyono Nekat Bunuh Diri Diduga Terkait Kasus yang Saat Ini Diperiksa Kejari Malang

Komentar Anda