UniqMag

Wiyono Nekat Bunuh Diri Diduga Terkait Kasus yang Saat Ini Diperiksa Kejari Malang

berita terkini
Surat yang diduga ditulis oleh Wiyono yang ditemukan di ruang kelurahan tempat ditemukan gantung diri.

MALANG, (suaraindonesia.co.id) – Staf kelurahan  bernama Wiyono berumur 54 th warga Jalan Janti Selatan no 59 Kelurahan Bandung, Rejosari Kecamatan Sukun yang ditemukan gantung diri, Selasa pagi (19/6) diduga sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Dugaan gantung diri ini terungkap setelah saksi Darman dan anak korban menemukan sepucuk surat di meja ruangan dimana tubuh korban ditemukan menggantung.

Dalam surat tersebut korban wiyono menuliskan permintaan maaf kepada istri, anak korban, tokoh agama hingga walikota Malang.

Namun belum jelas apa alasan korban sehingga nekat mengakhiri hidupnya. Namun seorang warga  bernama Doni menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena permasalahan pekerjaannya.

“Kalau menurut dugaan warga sih mantan sekertaris kelurahan ini nekat bunuh diri karena kasus yang melibatkan oknum dirinya dan pejabat di BKAD dan BPN,”katanya.

“Saat ini kasus yang berhubungan dengan korban katanya orang-orang sekarang lagi di periksa Kejari Malang,”tambah Doni.

Sebelumnya Wiyono ditemukan oleh anaknya bernama Andik dan tukang kebun kelurahan bernama Darman. Kedua orang ini sengaja mendatangi kantor kelurahan tersebut karena korban tidak pulang semalaman.

Sebelum ditemukan tewas gantung diri korban pada hari Senin kemarin (18/6) sekitar pukul pkl I8.I5 WIB mendatangi kantor kelurahan tempatnya bekerja. Saat itu korban bertemu dengan saksi Darman mengatakan akan lembur.

“Pak Wiyono bilang kalau mau lembur,”kata Darman

Reporter : Hery Yulianto
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Momen Lebaran, KPU Banyuwangi Tetap Distribusikan Surat Suara
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda