UniqMag

Transportasi Ponton di Kutim Dilarang Angkut Lebih Sepuluh Penumpang

berita terkini
Himbauan dari Dishub kutim sudah terpampang di salah satu pontoon (ist)

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) - Banyaknya korban di ponton atau transportasi penyeberangan khas Sangatta, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur (Kutim),   membuat kebijakan baru. 

awalnya daya tampung ponton tidak ada batasan penumpang maupun kendaraan yang akan diakung. Namun saat ini Pemkab Kutim mengeluarkan kebijakan baru untuk urusan transportasi air tersebut, sedikitnya ada tiga poin yang dikeluarkan.

Kebijakan pertama, ponton hanya bisa untuk menampung berjumlah 10 orang. Jsementara jika dalam kondisi cuaca kurang baik,  hanya diperbolehkan membawa lima orang. Bila dalam keadaan banjir,  wajib tak beroperasi.

Kebijakan kedua,  untuk kendaraan tidak b=boleh lebih dari tujuh unit. Jika cuaca kurang baik dan arus kencang,  hanya mengakut lima unit saja. Terakhir,  motor yang ingin menyebrang menggunakan ponton,  wajib mematikan mesin kendaraan terlebih dahulu.

Dikatakan Kadishub,  Ikhsanuddin Syerpi kebijakan ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.  Diantaranya,  terbaliknya ponton,  terjatuhnya kendaraan,  dan kemungkinan lainnya.

"Kami tak menginginkan ada musibah.  Makanya kami buatan kebijakan.  Sedia payung sebelum hujan," kata Ikhsanuddin.

Dirinya meminta,  semua ponton menaati himbauan tersebut. Dengan begitu,  semua bisa diminimalisir. Keselamatan terjamin, masyarakat nyaman saat menggunakan ponton.

 "Tujuan kami hanya keselamatan. Kami hanya memastikan  penumpang  aman dan  nyaman," katanya.

Reporter : Muhammad
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya M Salah dkk Tersingkir Dari Piala Dunia
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda