UniqMag

Bupati Kutim Ingatkan ASN Dilarang Tambah Libur

berita terkini
Bupati Kutai Timur Ismunandar

KUTAI TIMUR, (suaraindonesia.co.id) – Momen Lebaran gemar dijadikan alasan untuk libur lebih panjang. Para ASN di Kutai Timur (Kutim) telah diperingatkan secara keras untuk tidak menambah hari libur secara pribadi.

Bupati Kutim, Ismunandar mengatakan, libur atau cuti bersama bagi ASN di lingkup Pemkab Kutim sudah diatur oleh negara. Jadi jangan ada PNS maupun tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) yang memperbanyak waktu libur di luar aturan.

Hal itu, terang lelaki yang karib disapa Ismu tersebut, diberlakukan sesuai surat edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur, Nomor B/8/M.SM.00.01/2018, tertanggal 7 Juni 2018.

Bahwa cuti bersama Lebaran ASN dan pegawai sampai 20 Juni 2018. Artinya, lanjut Ismu, seluruh PNS dan TK2D wajib kembali bekerja seperti biasa pada Kamis (21/6).

"Sekarang sudah ada acuan berdasarkan SE dari Menpan-RB tersebut. Maka harus mengacu pada aturan itu," tegasnya.

Jika hal itu diabaikan,  bakal ada penerapan sanksi bagi yang melanggar aturan tersebut. "Seluruh kepala OPD (organisasi perangkat daerah)  saya harap benar-benar memonitor langsung bawahannya saat sudah masuk kerja nanti. Selanjutnya melaporkan (hasil) sesuai jenjang yang ada," pintanya.

Kepala OPD dilarang memberikan cuti tahunan sebelum maupun setelah Lebaran. Yakni, supaya mengatur jam kerja ASN yang memberikan pelayanan penuh bertepatan dengan cuti bersama. Terutama layanan kesehatan seperti rumah sakit, dan lain sejenisnya, tanpa mengurangi hak cuti pegawai.

Setelah cuti berakhir, seluruh pegawai wajib bekerja seperti semula dan Kepala OPD wajib melakukan pemantauan kedisplinan. 

Reporter : Muhammad
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Transportasi Ponton di Kutim Dilarang Angkut Lebih Sepuluh Penumpang
Berita Selanjutnya Mendagri Lantik Deputi BNPP Menjadi Penjabat Gubernur NTT

Komentar Anda