UniqMag

Waspada, Tiga Kecamatan Jember yang Berada di Lereng Selatan Raung Berpotensi Banjir Bandang

berita terkini
Petugas BPBD Jember terus memantau perkembangan cuaca dari wilayah yang berada di sisi selatan lereng Gunung. Raung

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) – Sejumlah wilayah di Kabupaten Jember yang berada di lereng selatan Gunung Raung berpotensi terjadi bencana banjir bandang seperti yang terjadi di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo saat ditemui di kantornya menyampaikan saat ini pihaknya memonitor dari perkembangan prakiraan cuaca yang berasal dari BMKG setiap jam, Jumat (22/6).

“Kalau melihat potensi  hujan yang terjadi di wilayah Jember, daerah Kecamatan Silo, Kecamatan Mayang dan Ledokombo utamanya  yang berada di daerah aliran sungai (DAS) sungai Mayang atau sungai gileh, karena hulu sungai tersebut berada di lereng selatan gunung raung sehingga kita monitor setiap saat,”kata Widi.

“Jika terjadi perubahan warna air sungai dan kenaikan yang kita monitor dari camat dan kemudian akan kita teruskan informasi tersebut kepada pihak desa yang berada di sepanjang sungai tersebut agar siap siaga,” tambahnya.

Terjadinya peningkatan curah hujan yang terjadi di wilayah timur Jawa Timur ini, menurut Widi akibat anomali cuaca. Saat ini seharusnya adalah musim kemarau namun karena adanya pengaruh siklon Pasifik hujan terjadi.

“Akibat dari anomali cuaca yang terjadi di Samudra Pasifik  pada tanggal 22, 23, 24, Jawa Timur berpotensi menerima curah hujan yang lebat disertai petir. Dari situlah kita update informasi ini dalam rangka kesiapsiagaan di Kabupaten Jember,”jelas

Walaupun saat ini musim kemarau akibat perubahan iklim yang mendadak ini Widi tetap meyiagakan TRC BPBD relawan ditempat masing-masing.

“Kami (BPBD Jember) tetap memonitor kabupaten tetangga terutama di banyuwangi karena kita berbatasan dengan banyuwangi seperti di Kecamatan Silo, Mayang, Ledokombo hingga ke hilir yang berada di aliran sungai  Mayang berhulu di lereng  gunung Raung, “terang Widi.

Berdasarkan laporan dan pengamatan petugas BPBD Jember, saat ini terjadi peningkatan debit air dan perubahan warna di sungai Mayang atau sungai Gileh.

“Berdasarkan laporan terbaru dari Camat Mayang, terjadi perubahan warna dan peningkatan debit air di sungai Mayang walaupun sedikit. Walau di wilayah tersebut tidak hujan namun jika wilayah gunung Raung hujan maka wilayah yang berada di aliran sungai akan terdampak,”kata Widi.

Meski berpontensi terjadi bencana seperti di Banyuwangi, namun Widi berpesan kepada masyarakat yang berada dialiran sungai Mayang tidak panik.

“Kesiapsiagaan itu penting namun demikian masyarakat dimohon tidak panik dan tetap waspada,”pungkasnya.

Seperti diberitakan, Jumat pagi (22/6) terjadi banjir bandang di wilayah Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Akibat banjir bandang ini ratusan hektar sawah dan destinasi wisata serta banyak rumah warga rusak akibat diterjang air bah dari tiga sungai yang mengalir dari lereng selatan gunung Raung.

 

 

 

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Hujan Tiga Hari, Desa Sumberarum Banyuwangi Dikepung Banjir
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda