UniqMag

Posko Bencana Banjir di Alas Malang, Banyuwangi Kebanjiran Bantuan Logistik

berita terkini
Penyerahan bantuan kepada korban banjir bandang di Desa Alas Malang, Kabupaten Banyuwangi

BANYUWANGI,(suaraindonesia.co.id) - Posko bencana banjir Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, kini kebanjiran bantuan. Bantuan berdatangan dari ormas, pengusaha, lembaga sosial, dan instansi pemerintah.

Tidak hanya berasal dari daerah Banyuwangi, tetapi kepedulian sosial juga datang dari kabupaten/ kota di luar daerah.

Bantuan berupa logistik bahan makanan dan minuman, peralatan untuk membersihkan material yang ditinggalkan oleh banjir, pakaian pantas pakai, dan kebutuhan wanita atau bayi.

Bahkan ada juga droping bantuan air bersih untuk warga dengan mobil tangki lengkap bersama tandon baru untuk penampungannya.

Bantuan tak hanya berdatangan di Posko BPBD Banyuwangi. Tetapi juga membanjir di posko mandiri yang didirikan ormas Islam, seperti NU dan Muhammadiyah.

Fuad Ardiansyah, relawan dari Posko Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) dan Lazismu Banyuwangi mengatakan, bantuan yang dibutuhkan warga terdampak banjir bukan hanya logistik.

Saat ini stok bantuan logistik terus bertambah di Posko MDMC dan Lazismu. Bantuan tersebut berdatangan dari pengurus ranting dan cabang Muhammadiyah di Kabupaten Banyuwangi. Ada juga kiriman bantuan dari alumni sekolah Muhammadiyah.

“Bahkan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dari kabupaten/ kota lain juga memberikan bantuan logistik,” ungkapnya.

Muhammadiyah tidak hanya membuka posko di rumah Harsono, pengurus cabang Muhammadiyah setempat.

Tetapi juga setiap hari mengerahkan ratusan relawan untuk membantu warga membersihkan material yang ditinggalkan banjir di jalan-jalan, pekarangan rumah, dan halaman masjid atau musala.

Bahkan, mesin penyedot air dan mobil pikap dikerahkan untuk membersihkan sumur milik warga.

“Berdasarkan hasil assesment ternyata dibutuhkan air bersih untuk warga dan tandon air, yang sudah dipasok oleh warga Muhammadiyah,” tuturnya.

Fuad menambahkan, relawan dan posko MDMC dan Lazismu selalu berkoordinasi dengan Forpimka dan Posko BPBD terkait kebutuhan bantuan yang harus disiapkan.

“Seperti kebutuhan untuk dot bayi. Kami terus melakukan pemetaan berdasarkan koordinasi dan assesment di lapangan,” kata Fuad.(Surya Anto)

Reporter : Windi Ashari
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Apa yang Dilakukan Bupati Ogan Komering Ilir Usai Cuti Kampanye?
Berita Selanjutnya Partai Nasdem OKI Pertama Daftar Bacaleg ke KPU

Komentar Anda