UniqMag

Gelar Rakor dan Halal Bihalal Bupati Kutim Siap Tuntaskan Program Prioritas

berita terkini
Bupati Kutim bersama jajarannya saat rakor dan Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan muara Ancalong (ist)

Seskab Minta Kades Proaktif  Laporan DD Tidak Telat

KUTAI TIMUR, (Suaraindonesia.co.id) - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar didampingi istri Encek UR Firgasih, Wabup Kasmidi dan istri Tirah Satriani, Seskab Irawansyah dan rombongan beberapa pejabat esselon II dan III Setkab dan OPD menyambangi lokasi pertama agenda Rakor sekaligus Halal bihalal Safari Syawal 1439 H di Gedung PNPM Desa Kelinjau Ulu Kecamatan Muara Ancalong, Minggu (1/7/2018).

Dalam diskusi singkatnya, Ismu akan mengevaluasi program yang belum selesai akan dituntaskan dalam skala prioritas seperti penyelesaian infrastruktur jalan, percepatan layanan e-KTP, rumah layak huni, pertanian, dan penanganan listrik.

“Kami langsung bertemu dengan seluruh kades di Muara Ancalong ini dimaksudkan untuk apa yang benar-benar prioritas untuk masyarakat segera dituntaskan berharap sebelum selesai masa jabatan diamanahin,” terang Ismu.

Ditambahkannya, tahun ini Pemkab Kutim fokus menyelesaikan hutang dan di tahun depan merelisasikan program. Fokus utama khusus infrastruktur jalan di inventarisir kerja sama dengan bantuan stakeholder atau perusahaan setempat sesuai dengan spesifikasi aturan main pemerintahan.

“Saya minta tim Bina Marga dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang turut hadir bisa dikawal. Barusan saya tiba di Muara Ancalong juga sudah mulai progres penyelesaian pembangunan jalan coran dari Desa Ngayau ke Kelinjau yang menjadi lintasan utama masyarakat,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut dimanfaatkan betul oleh delapan kepala desa yang ada di Kecamatan Kecamatan Muara Ancalong untuk menyampaikan aspirasi usulan program prioritas kepada pihak pemkab Kutim. Namun sebagian besar  usulan tersebut sudah terdata di Musrenbangcam dan kini kembali dibahas kelanjutannya.

Disaksikan Bupati Ismunandar, Wabup Kasmidi Bulang, dan Seskab Irawansyah ecara bergantian para kades memberikan usulan mulai dari Desa Long Nah, yang mengusulkan pembanguan SDN 11 karena kondisinya sudah memprihatinkan.

Sementara Kepala Desa Senyiur, mengusulkan penyediaan air bersih belum masuk. Dan dilan Kelinjau Ulu, Gemar Baru, Long Besaq, Teluk Baru, Kelinjau Ilir, dan bagian terahir bagian Kepala Desa Muara Dun untuk memberikan usulan.

Sementara itu, Seskab Irawansyah menghimbau untuk seluruh kades pro aktif memperhatikan jadwal pelaporan DD tidak terlambat pasalnya akan mempengaruhi proses pencairan dan imbasnya kena teguran.

“Saya minta perhatikan seksama jadwal untuk seluruh para kades bisa secepatnya melaporkan DD untuk pembangunan di masing-masing desa. Selanjutnya Bapemas segera mencairkan, setelah ada pelaporan DD lengkap,” jelas Irawansyah

Ditambahkan Mantan Kadisperindag ini DD merupakan dana dari pusat tepatnya dari Kementerian Keuangan. Karena ini merupakan satu rangkaian, jika lambat laporan Dana Alokasi Umum (DAU) dipotong bahkan tidak ditransfer.

“Seluruh kades harus dipantau jangan ketinggalan. Sebelumnya saya menerima surat dari Menteri Keuangan mendapat ultimatum terkait lambatnya pelaporan. Untuk itu segera diselesaikan atau jika berlarut-larut akan menjadi masalah Pemkab,” tutupnya. (hms13/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Kapolres Kutim Pantau Langsung Pengamanan di Lokasi Kebakaran
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda