UniqMag

Tak Penuhi Pagu, SMAN/SMKN di Pamekasan Tak Boleh Ada PPDB Gelombang Kedua

berita terkini
Gambar: Ilustrasi

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id)- Pasca penerimaan peserta didik baru (PPDB)  tingkat SMAN dan SMKN di Kabupaten Pamekasan mayoritas tak memenuhi Pagu siswa. Meskipun demikian kedua lembaga tersebut tidak lagi membuka pendaftaran gelombang ke-2.

Ketentuan pagu siswa tersebut angka maksimal 36 siswa dan minimal 20 per rombongan belajar (rombel).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Pamekasan, Slamet Goestiantoko mengatakan, bahwa saat ini memang minat pendaftar di sekolah negeri sudah berkurang.

“Hanya ada dua sekolah yang jumlah pendaftarnya mencapai pagu, yaitu SMAN 1 Pamekasan dan SMAN 3 Pamekasan," tutur Slamet, Selasa (03/07).

Pihaknya melanjutkan, bahwa belasan SMAN di Pamekasan belum memenuhi pagu siswa meskipun kekurangannya tak begitu banyak.

“Ada sebelas sekolah yang tidak memenuhi pagu dan kekurangannya tidak banyak,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, kejadian tersebut tidak hanya terjadi di SMAN namun juga terjadi di beberapa SMKN di Kabupaten Pamekasan. 

Dengan kejadian tersebut pihaknya meminta pada tiap sekolah untuk mencukupkan berapapun siswanya.

“Kalaupun tak penuhi pagu, ya sekolah tak boleh lagi buka pendaftaran gelombang kedua,” tukasnya.

Reporter : Sohebullah
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Kapolres Kutim Pantau Langsung Pengamanan di Lokasi Kebakaran
Berita Selanjutnya Jalin Silaturahmi & Kekompakan, Ketua RT 012/RW 02 Kota Bambu Utara Jakarta Barat Gelar Nobar Final Piala Dunia

Komentar Anda