UniqMag

Maksimalkan Program Smart Regency, Bappeda Gelar Pelatihan Smart E-SPJ

berita terkini
Pelaksanaan Pelatihan Smart SPJ di Ruang Rapat Bappeda Kutim

KUTAI TIMUR, (Suaraindonesia.co.id)  – Guna mendukung peningkatan sumderdaya manusia dalam pelaksanan program Smart Regency Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kutai Timur (Kutim) menggelar pelatihan Smart Elektronik Surat Pertanggung Jawaban (E-SPJ), di ruang rapat Bappeda, Senin (2/7/2018)

Kepala Bappeda Kutim Sumarjana melalui Kasubag Keuangan Jainuddin mengungkapkan E-SPJ selain mendukung program Smart Regency, aplikasi ini akan memudahkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan efisien dibandingkan menggunakan sistem manual yang lama.

"E-SPJ itu penggelolaan keuangan berbasis elektronik yang mengantikan sistem manual sehingga lebih cepat akurat, efektif, efisien dan akuntabel. Di E-SPJ juga terdapat menu tambah yang dapat memudahkan pengelolaan administrasi keuangan dan administrasi menjadi lebih akurat serta pengecekannya secara mobile," ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk aplikasi E-SPJ baru diterapkan di lingkup Bappeda. "Di aplikasi ini pejabat berwenang juga dapat memantau hasil pengelolaan  keuangan secara mobile lewat smarphone android. Di dalamnya ada menu Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) terintegrasi, kemudian elektronik dokumen hingga menu teleconference," beber Jainuddin.

Ia berharap, kedepan terobosan ini bisa menjadi pilot project guna diterapkan di seluruh  Organsiasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang ada di Kutim. Selain itu, aplikasi yang digarap lewat kerjasama dengan Fakultas ilmu komputer dan teknologi infrormasi Universitas Mulawarman, Samarinda ini mampu memberikan manfaat lebih di Bappeda maupun OPD lain.

"E-SPJ ini adalah bagian terintegrasi dari program Smart Regency yakni sebuah konsep kabupaten cerdas dalam pengelolaaan dan pengembangan berbagai sumberdaya secara efektifdan efisien dengan memnfaatkan teknologi. Harapannya selain memberikan nilai maanfaat juga bisa meningkatkan nilai kinerja pelayanan adminstrasi keuangan di Bappeda," katanya.

Pelatihan kali ini diikuti kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), seluruh Bendahara Barang, Bendahara Pembantu, Bendahara Bidang, dan staf pengelola keuangan di lingkungan Bappeda. (Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Riko Sumanto
Berita Sebelumnya Tak Penuhi Pagu, SMAN/SMKN di Pamekasan Tak Boleh Ada PPDB Gelombang Kedua
Berita Selanjutnya Mendagri Lantik Deputi BNPP Menjadi Penjabat Gubernur NTT

Komentar Anda