UniqMag

Seorang Wanita Sebatang Kara Ditemukan Sakit Keras Di Rusun Tipar Jakarta Timur

berita terkini
Wanita sebatang kara bernama Nanik Endah (43) dievakuasi petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Timur ke RS. Budhi Asih

JAKARTA TIMUR, (Suaraindonesia.co.id) - Petugas Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta menyelamatkan seorang wanita sakit keras yang hidup sebatang kara di Rusun Albo Tipar Cakung, Jakarta Timur pada Rabu (4/7/2018).

Karena tidak ada sanak saudara yang berada di rusun tersebut, wanita itu tidak ada yang merawat hingga ia dilaporkan warga kepada petugas.

"Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur dan Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Cakung menindaklanjuti laporan dari pengelola Rusun Albo Tipar Cakung tentang adanya seorang wanita penghuni rusun yang dalam keadaan sakit dan tidak ada sanak saudara yang mengurus," ujar Zubaedah, Kepala Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Cakung.

Ia mendapat informasi bahwa wanita itu bernama Nanik Endah (43), ia tinggal sendiri di rusun tersebut. Wanita itu juga tidak memiliki pekerjaan dan sudah 3 tahun tidak membayar uang sewa rusun.

"Kebutuhan sehari-hari dibantu sama tetangga. Menurut informasi dari pengurus rusun, wanita itu tidak punya suami. Hidup sendiri saja. Asalnya dari Surabaya," ungkap Zubaedah.

Melihat kondisi yang sudah memprihatinkan itu, pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Rusun dan Ambulan Gawat Darurat (AGD) untuk merujuk wanita itu ke Rumah Sakit Budhi Asih dengan pendampingan P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Posko Cakung.

Ia berharap agar wanita itu bisa segera sembuh dan bisa beraktivitas seperti semula. Pihaknya akan mengupayakan mencari solusi terbaik untuk wanita tersebut agar bisa mandiri.

"Pengurus Rusun memohon agar wanita itu setelah pulang dari rumah sakit bisa dirujuk ke panti. Kami tentu akan mengupayakan solusi terbaik. Jika perlu di panti akan di panti atau mungkin nanti ada solusi lain. Kami masih memantau kondisi kesehatannya dulu," kata Zubaedah.

Reporter : M.Solichin
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Warga Surabaya Tuntut Transparansi PPDB Online
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda