UniqMag

45 Ribu Target Tanah di Pamekasan yang akan Disertifikat BPN, Baru Selesai 12 Persen

berita terkini
Kepala BPN Kabupaten Pamekasan Tugas Dwi Padma saat ditemui di kantornya.

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id)- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pamekasan menargetkan sebanyak 45 ribu penyertifikatan tanah dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), namun baru selesai 12 persen.

Dari total ribuan tanah di Pamekasan hanya 5 Ribu diantaranya yang sudah diterbitkan sertifikatnya.

Kepala BPN Kabupaten Pamekasan Tugas Dwi Padma mengatakan, dari ribuan tanah yang sudah diukur mencapai angka 90 persen pengukuran sudah selesai.

“Baru 5 ribu lahan yang sudah resmi bersertifikat, kami akan terus mengupayakan penyelesaiannya hingga akhir tahun," tutur Tugas, sapaan akrabnya, Rabu (04/07).

Pihaknya melanjutkan, saat ini difokuskan pada 4 kecamatan yang di antaranya yaitu Tlanakan, Proppo, Pasean dan Waru.

“Perkecamatan kita mengambil 9 desa dengan sistem desa per desa hingga selesai," paparnya.

Tugas menambahkan, dalam penerbitan sertifikat tanah yang bermasalah atau lebih kenal dengan tanah sengketa itu harus melalui beberapa proses yang harus di selesaikan hingga tuntas.

"Prosesnya, kalau sengketa kita selesaikan dulu, kami tak bisa langsung menerbitkan sertifikat," ujarnya. 

Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini, Tugas meminta agar masyarakat bisa melengkapi persyaratan sehingga tanah yang kemudian sudah diukur bisa langsung mendapatkan sertifikat. Sehingga kemudian tanah tersebut bisa mendapatkan kepastian hukum. 

"Targetnya memang 45 ribu, tapi kemungkinan ada beberapa tanah yang masih berstatus sengketa sehingga untuk proses sertifikatnya bisa ditunda hingga tahun depan," tukasnya.

 
Reporter : Sohebullah
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Korban Kebakaran Kutim Butuh Bantuan Pakaian
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda