UniqMag

Menarik Minat Investor, DPM-PTSP Kutim Mudahkan Perizinan Proses

berita terkini
layanan fronoffice di DPM PTSP Kutim (ist)

 KUTAI TIMUR- Pengurusan izin di Kutai Timur (Kutim), Kaltim saat ini sangat mudah dan tranparan  melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).  Kini masyarakat bisa mengurus 36 izin yang ada di DPM-PTSP tanpa perlu ke beberpa dinas terkait, cukup datang di DPM-PTSP di kawasan Bukit Pelangi Sangatta.

 

Masalah perizinan merupakan salah satu isu utama yang akan meningkatkan iklim usaha dan mendorong investasi swasta baik domestik maupaun mancanegara yang pada gilirannya dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan daerah.

Dalam kunjungannya ke DPM-PTSP beberapa waktu lalu, Bupati Ismunandar meminta agar semua proses perizinan lebih mudah, transparan dan cepat. Hal ini tentu berdampak positif pada peningkatan iklim investasi roda perekonomian secara keseluruhan di Kutim.

"Saya meminta agar semua proses izin yang ada di DPM-PTSP bisa lebih cepat,jangan seminggu paling lambat 3 hari kerja sudah bisa selesai. Kalau cepat tentu masyarakat dan investor tertarik untuk berusaha di Kutim karena proses izin cepat. Ini bisa juga menghindari biaya ekonomi tinggi,” tegas Ismu.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kutim Darmansyah melalui Kabid Pelayanan Perizinan dan non perizinan Saiful Ahmad mengatakan setiap warga berhak mendapatkan pelayanan yang berkualitas yang tersedia di tiap instasi tidak terkecuali di DPM-PTSP. 

"DPM- PTSP hanya memfasilitasi. Beberapa pelayanan gratis, yang penting warga sudah memenuhi syarat ketentuan. Adapun izin yang gratis seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),  Tanda Daftar Perusahaan (TDP), kemudian Surat Izin Usaha Kontruksi (SIUJK)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Saiful menerangkan, semua layanan izin yang tersedia mulai terpetakan baik izin yang banyak diminati hingga yang kurang.

"Yang banyak diurus diantaranya TDP, SIUJK, izin lokasi, izin perkebunan, Amdal, IMB, izin perumahan, hingga izin tower," bebernya saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.

Menuruynya masih ada sejumlah izin yang masih dalam proses perpindahan dan singkronisasi dari dinas teknisnya.

"Sudah masuk ke DPM-PTSP itu beberapa limpahan izin yang selama ini di Dinas Pertanian dan Koperasi Usaha Kecil dan Menegah. Sedangkan masih proses singkronisasi izin puskesmas, klinik. Sesuai dengan permintaan bupati, lama proses izin juga terus disempurnakan bekerjasama dengan dinas terkait, karena masing-masing izin memiliki syarat teknis yang berbeda. Jika berkas lengkap diharapkan 3 hari sudah tertib izinnya. Ini tantangan bagi kami,” jelas Saiful. (hms7/Advetorial)

Reporter : Muhammad
Editor : Anam Fanani
Berita Sebelumnya Hasil Pleno Rekapitulasi KPUD OKU Selatan HD--MY Unggul Di OKU Selatan.
Berita Selanjutnya Mendagri Lantik Deputi BNPP Menjadi Penjabat Gubernur NTT

Komentar Anda