UniqMag

Sujiwo Tejo: Jangan Malu Berbahasa Daerah

berita terkini
Sujiwo Tejo, mengajak para pengunjung jangan malu berbahasa daerah, dalam Seminar Nasional Bahasa Daerah sebagai Identitas Bangsa, Jumat (6/7), di Graha Wiyata, UNTAG, Surabaya.

SURABAYA, (suaraindonesia.co.id)-  Kemajuan teknologi semakin pesat, pengaruh budaya dan gaya hidup luar yang masuk ke Indonesia tak dapat terbendung , seperti  cara berpakaian, makanan, dan bahasa. Tak terkecuali bahasa daerah, yang kian ditinggal oleh generasi muda saat ini. Jarang anak generasi gawai saat ini,  mau mempelajari atau memperdalam bahasa daerahnya sendiri.

 Kenyataan miris inilah yang membuat, Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Politik UNTAG (Universitas Tujuh Belas Agustus ) Surabaya menyelenggarakan acara Metting, Incentive, Convention and Exibihition (MICA) 2018 dengan tema Kebhinekaan di Era Milenial mengadakan tiga acara sekaligus yang diselenggarakan dalam sehari pada Jumat (6/7).

 Salah satu acara yang digelar berupa seminar nasional yang berfokus pada penggunaan  bahasa Daerah sebagai Identitas Bangsa. Dalam acara seminar ini mengundang Sujiwo Tejo seorang budayawan Indonesia sebagai narasumber utama yang bertempat di Gedung Graha Wiyata lantai 9 UNTAG Surabaya.

Dalam acara tersebut Sujiwo Tejo membacakan puisi berjudul "Aku" karya Chairil Anwar dalam bahasa Madura dan Nias. Setelah beberapa penjelasan dari Sujiwo mengenai bahasa daerah, dan sampai pada kesimpulan bahwa " Tidak semua kata-kata bisa dibahasakan ke dalam bahasa Indonesia, maka bahasa daerah yang digunakan" ujarnya.

Panitia acara juga membuka sesi tanya jawab. Menariknya pertanyaan terbaik mendapatkan  voucher Rp 100 ribu. Bella mahasiswa UNTAG  akhirmnya mendapatkan hadiah setelah bertanya mengenai film berjudul "Yo Wis Ben" yang sempat diremehkan karena dalam filmnya memakai bahasa daerah.

" Sekarang,  buktinya film itu melampaui target awal dari 200 ribu penonton, mampu menembus hingga 900 ribu penonton, jadi tidak ada alasannya kita malu dengan bahasa daerah kita sendiri" jawab Sujiwo Tejo.

Seminar ditutup dengan penampilan Sujiwo Tejo yang menyanyikan lagu ciptaannya sendiri.

" Lagu ini sempat diremehkan oleh rekan-rekan saya, tetapi saat ini lagu itu mampu menjadi juara di Asian Music Awards,”pungkasnya sebelum bernyanyi. (Jelita)

Reporter : Muhammad
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Warga Temukan Ikan Aligator, BKIPM Cepat Tangap
Berita Selanjutnya Mendagri Lantik Deputi BNPP Menjadi Penjabat Gubernur NTT

Komentar Anda