UniqMag

Begini Lucu dan Serunya Pertandingan Tinju Buta yang Digelar Polres Jember

berita terkini
Keseruan tinju buta yang digelar oleh Polres Jember, nampak dua orang petinju kesulitan mencari lawannya karena kedua matanya ditutup dengan kain hitam.

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Anda tentu tahu dengan olah raga tinju. Namun apa jadinya jika bertinju dengan keadaan mata tertutup?.

Keseruan dan kelucuan yang mengundang gelak tawa terjadi saat pertandingan tinju buta ini dilakukan di halaman Mapolres Jember.

Betapa tidak dua petinju yang bertanding harus dalam keadaan mata tertutup dengan kepala dilindungi pelindung kepala dan body protector. Tidak hanya itu tubuh mereka harus diputar-putar dahulu sebelum bunyi bel pertanda pertandingan dimulai dibunyikan.

Kedua petinju yang pusing setelah diputar-putar dan “buta” ini kemudian harus saling beradu pukulan. Gelak tawa pecah ketika para petinju harus saling mencari lawannya. Bahkan walau sudah berada saling berdekatan, mereka tidak bisa adu pukul, karena tidak tahu posisi lawannya.

Seperti yang dituturkan Jumai salah satu wartawan yang sempat bertanding melawan wartawan lainnya.

“Iya Mas kesulitannya karena mata kita tertutup akhirnya kita berputar-putar gak tahu dimana lawan kita padahal sudah di belakangnya tetap saja pukulan kita tidak ada yang kena,”kata Jumai sambil tertawa terbahak.

Berbeda dengan pertandingan tinju sesungguhnya, tinju buta hanya dilakukan dalam satu ronde, tanpa durasi waktu. Pertandingan dinyatakan selesai ketika ada 3 pukulan petinju yang tepat mengenai sasaran badan atau kepala lawannya. Namun pertandingan bisa berlangsung 2 ronde ketika wasit menyatakan draw atau seri.

Pertandingan tinju buta ini sengaja digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara Ke-72, Jum'at (6/7). Selain wartawan, pertandingan tinju buta ini diikuti 7 kesatuan yaitu Polres Jember, Bataliyon 515, Bataliyon 509, Kodim 0824 Jember, Brigif 9, Secaba, dan Bataliyon Armed 8 Jember.

" Hari ini kita melaksanakan kegiatan dengan mengadakan pertandingan tinju dengan mata tertutup, yang di ikuti oleh Polres Jember, Bataliyon 515, Bataliyon Armed, Bataliyon 509, Brigif 9, Kodim dan ada Secaba, kemudian dari masyarakat juga boleh mengikuti kegiatan ini, dan dari temen-temen jurnalis juga mengikuti," tutur Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo.

Kusworo juga mengatakan tujuan digelarnya pertandingan tinju buta sebagai sarana olah raga yang berpadu dengan hiburan serta dilakukan dalam suasana kekeluargaan dan keakraban.

“Dimana kita melaksanakan  olah raga bersama yang penuh dengan canda tawa dan pertandingannya tidak serius dalam pertandingan tinju tapi dengan mata tertutup, ini yang menjadi suatu keunikan dan memiliki daya humor tersendiri,”jelas Kusworo sambil tersenyum.

"Dengan adanya komunikasi yang sering kita lakukan antara TNI - Polri dan teman-teman media ini, semakin mengakrabkan sinergitas TNI - Polri dan media," pungkasnya.

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Polisi Jember Kantongi Video Baru Terkait Penganiayaan Wartawan
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda