UniqMag

CortevaAgriscience Perkenalkan P36 Bekisar Benih Hibrida Baru dari Pioneer ke Petani Jagung di Jember

berita terkini
Para petani, penyuluh lapangan dan perwakilan dari DowDuPontTM berfoto bersama usai Expo Jagung Pioneer P36 Bekisar di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu Jember.

JEMBER, (suaraindonesia.co.id) – Pada hari Senin (9/7), CortevaAgriscienceTM, divisi Pertanian dari DowDuPontTM memperkenalkan P36 Bekisar kepada para petani di DesaPontang,Ambulu,Jember, JawaTimur dalam acara Expo Jagung Pioneer P36 Bekisar.

P36 Bekisar adalah produk benih hibrida pertama setelah bergabungnya Dow dan DuPont. Keunggulan P36 Bekisar dikenal sebagai Si Tongkol Besar Panjang Jagoan Halau Penyakit Bulai.

Dalam acara ini, perusahaan berfokus pada komunikasi langsung kepada petani jagung, yang merupakan tulang punggung dari program swasembada jagung di Indonesia. Hadir sebagai perwakilan perusahaan adalahTri Susetyo, National Sales Manager – Seed Business,CortevaAgriscienceTM.

Dalam banyak kasus, di Jawa saja, kerab terjadi serangan jamur Peronosclerospora maydis. Ancaman jamur yang dikenal petani dengan sebutan Penyakit Bulai ini sungguh sangat merugikan petani karena dapat melumpuhkan produksi jagung hingga 50-70%.

“Petanimemerlukanjawabanatasmomokseranganbulaiyang selalu menghantui dan menyebabkan gagal panen. Nyaris tak ada benih yang mampu tahan serangan bulai di daerah kami,” kata Edi yang merupakan petani jagung yang mengeluhkan serangan bulai yang menyebabkannya merugi.

“Saat saya terpilih menjadi petani pertama yang berkesempatan untuk menanam P36 Bekisar, saya menyaksikan sendiri bahwa produk ini memiliki ketahanan yang baikterhadap bulai. Lahan saya seluas 2 hektar terbebas dari serangan penyakit jamur bulai, sementara petak di sebelah saya yang menggunakan varietas merek lain 70% terserang bulai. Benih ini merupakan adalah jawaban atas momok petani jagung yang selalu dihantui serangan penyakit bulai yang menyebabkan petani gagal panen dan menderita kerugian,”imbuhnya.

Varietas Jagung HibridaP36 Bekisar, disamping terbukti tahan penyakit bulai, juga mempunyai bentuk tongkolnya besar dan panjang, warnanya lebih merah dan cerah serta dapat dipanen umur pendek 90 hari. Secara morfologi tanaman P36 Bekisar tumbuh seragam, batang dan daun tetap segar, tongkol besar dan panjang dan warna biji merah cerah. Varietasini juga memiliki potensi hasil sebesar 13 MT/Ha dan dapat ditanam rapat, untuk memberikan hasil panen yang lebihtinggi.

FarraSiregar, Direktur Komersia lKawasan ASEAN, CortevaAgriscience menyatakan kebanggaannya dapat memperkenalkan P36 Bekisar sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap persoalan yang dihadapi petani.

“Kami sangat bangga dengan peluncuran benih jagung hibrida P36 Bekisar. Hal ini merupakan komitmen kami dalam menjawab persoalan yang dihadapi petani, yaitu masalah bulai dan produktivitas. Acara ini merupakan gabungan antara perkenalan produkbaru dan juga sekolah lapang yang memberikan pembekalan kepada petani mengenai metode terbaik dalam menanggulangi bulai.”

“CortevaAgriscienceTM, Divisi Pertaniandari DowDuPontTM sebagai produsen benih jagung merek Pioneer, senantiasa akan terus mendukung petani dan pertanian di Indonesia dengan serangkaian riset yang memperbaiki kualitas benih jagung dand enganber bagai program untuk memajukan petani,”ungkap Farra lebih lanjut.

Untuk diketahui PT. DuPont Indonesia memproduksi dan memasarkan benih jagung hibrida Pioneer sejak tahun 1988 dan merupakan pemimpin pasar dalam industribenih jagung hibrida di Indonesia. PT. DuPont Indonesia telah melepas lebih dari 35 varietas benihjagunghibrida Pioneer.

Pioneer Hi-bred International, Inc., adalah anak perusahaan DuPont, merupakan pengembang dan pemasok genetika tanaman terkemuka untuk para petani di seluruhdunia.

CortevaAgriscience, Divisi Pertanian dari DowDuPont adalah gabungan dari tiga divisi pertanian dari Dow dan DuPont, terdiridari Dow Agrosciences, DuPont Crop Protection, dan DuPont Pioneer.

Kantor PT. DuPont Indonesia sendiri, beralamat di Beltway Office Park, Building A, 5th Floor Jalan Ampera Raya 9-10 Jakarta 12550 - Indonesia

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Peduli Lingkungan KNPI Kutim Akan Lunching Relawan Pemuda Peduli Lingkungan
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda