UniqMag

‎Kapolres Jember: Hasil Pemeriksaan Tidak Ada Warga Sipil yang Terlibat Penganiayaan Oryza

berita terkini
Ketua PWI Sigit Maryanto sebagai saksi berita acara penyerahan berkas dari Polres Jember ke Subdenpom TNI.

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)-Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak penyidik Polres Jember terkait kasus penganiayan wartawan Oryza Ardiansyah saat melakukan peliputan pertandingan sepak bola liga III antara Persid Jember melawan Samudra Indonesia Dharaka (Sindo Dharaka) di Stadion Jember Sport Garden pada 4 Juli lalu, tidak ada warga sipil yang terlibat.

Pernyataan ini disampaikan oleh AKBP Kusworo Wibowo. Kusworo menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap sejumlah saksi, korban dan tayangan video baik dari penonton maupun panitia pelaksana. Hasilnya, tidak ada warga sipil yang terlibat.

“Video itu kami tonton bersama korban dan sejumlah saksi secara berulang-ulang, bahkan diperbesar saat terjadi aksi penganiayaan. Di sana tidak terlihat ada warga sipil yang melakukan kekerasan terhadap korban,” tandasnya.

Kusworo menambahkan untuk pelaku yang melibatkan oknum militer, Polres Jember tidak bisa menetapkan tersangka karena pihaknya hanya menelusuri kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi, korban, dan rangkaian acara. Sehingga penetapan tersangka menjadi kewenangan dari Subdenpom.

“Hari ini secara resmi Polres Jember melimpahkan berkas perkara tersebut kepada Subdenpom TNI di wilayah Jember dan kami terus berkoordinasi dengan baik, sehingga penanganan kasus kekerasan yang dialami jurnalis bisa dilaksanakan secara profesional,” tandasnya Selasa (10/7).

 

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Polisi Serahkan Hasil Pemeriksaan Saksi dan Korban Kepada Subdenpom Jember
Berita Selanjutnya Mendagri Lantik Deputi BNPP Menjadi Penjabat Gubernur NTT

Komentar Anda