UniqMag

Salut ! SMK Islam Gratis di Jember Terima Ribuan Siswa Baru

berita terkini
Ruang kelas dan bis antar jemput siswa yang disediakan secara gratis oleh pihak sekolah SMK IBU.

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Akibat diserbu calon siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, sebuah sekolah SMK swasta terpaksa menambah rombongan belajar. 

SMK Islam Bustanul Ulum (IBU) Pakusari terpaksa menambah jumlah rombongan belajar yang diterima disana hingga tujuh kelas. Tidak tanggung-tanggung, jika semula hanya menetapkan pagu sebanyak 20 rombel, bertambah 27 rombel.

“Kami sebenarnya sudah membatasi. Tapi pendaftar terus berdatangan,” jelas Kepala SMK IBU Mufti Ali.

Pihak pengelola sekolah sendiri menurut Mufti tidak menduga dengan besarnya animo calon siswa yang mendaftar. Pihaknya mentargetkan siswa baru sebanyak  600-700 siswa saja.

Banyak siswa yang mendaftar ini membuat pihak sekolah merasa kesulitan untuk menolak karena memang untuk pendaftaran sekolah negeri sudah selesai.

“Kami pihak yayasan tidak tega tidak menerima siswa yang mendaftar,” jelas Mufti.

Oleh karena itu, atas nama kemanusiaan maka pihaknya pun tetap menerima siswa itu.

“Kami khawatir jika tidak diterima maka para siswa ini malah tidak mau melanjutkan sekolah. Tentu, ini akan menjadi preseden buruk untuk dunia pendidikan di Kecamatan Pakusari dan sekitarnya jika banyak anak yang putus sekolah,”tambahnya.

“Kalau jumlah kelas setiap angkatan sebenarnya 20 kelas,” jelasnya.

Tercatat hingga Selasa siang (10/7) jumlah pendaftar mencapai 1039 pendaftar, sehingga pihak sekolah terpaksa harus menambah sekitar 7 rombongan belajar, dengan jumlah setiap rombel ada sekitar 36 siswa.

Meski telah berkomitmen akan menambah rombel namun Mufti berharap jumlah pendaftar ini tidak terus bertambah.

 “Kami membatasi daftar ulang sampai Rabu esok (11/7). Jika tidak mendaftar ulang dianggap mengundurkan diri,” jelasnya. Cara ini dilakukan untuk membatasi agar tidak ada lagi calon siswa yang mendaftar.

Perlu diketahui, Yayasan Pendidikan Bustanul Ulum selama ini terkenal sebagai sekolah swasta yang menggratiskan siswa-siswinya yang tidak mampu. Bahkan pihak yayasan menyediakan sarana antar jemput berupa bis untuk siswa-siswi gratis.

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Pemuda Pancasila Banjar dan Brigez Sepakat Jaga Kerukunan
Berita Selanjutnya Jalin Silaturahmi & Kekompakan, Ketua RT 012/RW 02 Kota Bambu Utara Jakarta Barat Gelar Nobar Final Piala Dunia

Komentar Anda