UniqMag

Hasil Rekapitulasi Pilbup Rote Ndao Digugat Tiga Pasangan Calon

berita terkini
Paslon yang berebut kursi Bupati dan Wabup pada Pilbup Rote Ndao 2018 lalu.

JAKARTA, (suaraindonesia.co.id) - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao nomor urut 4,  Bima Theodirianus Fanggidae dan Erenst Salmun Zadrak Pela mendaftar sengketa hasil rekapitulasi KPU Rote Ndao di Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta pada hari Senin (9/7) lalu.

Petrus Bala Pattyona sebagai kuasa hukum pelapor melalui rilisnya kepada media, Rabu (11/7) menjelaskan, pendaftaran berkas diajukan oleh kuasa hukum Bima Fanggidae, Petrus Bala Pattyona dengan melampirkan berbagai bukti pelanggaran. Pendaftaran berkas permohonan terigistrasi dengan nomor 16/1/PAN/MK/2018 diterima oleh Kasianur Sidauruk selaku Sekjen MK.

Selain pasangan Bima Erenst yang keberatan dengan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Rote Ndao, paslon nomor 1 Mesakh Nitnael Nunuhitu dan paslon nomor 3  Adolfina E Koamesack juga mendaftarkan keberatan melalui Petrus Bala Pattyona yang masing masing terdaftar dengar nomor register 24 dan 25/1/PAN/MK/2018.

Menurut rencana, semua persidangan sengketa Pilkada akan mulai digelar pada 23 Juli 2018.

Untuk Pilkada Rote Ndao paslon yang perolehan suara terbanyak sesuai hasil rekapitulasi KPU Rote Ndao yaitu pasangan Paulina Haning Bulu dan Stefanus Dark juga bersama KPU Rote Ndao akan  dihadirkan dalam sidang MK.

Persidangan marathon akan digelar agar pihak-pihak yang bersengketa dapat beradu dalil dan bukti-bukti.

“Saya akan mendampingi mereka dalam persidangan-persidangan di MK setelah saya diminta menjadi penasehat hukum dan melakukan pendaftaran di MK,” kata Petrus Bala Pattyona. ( dance henukh )

Reporter : Muhammad
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Polres OKU Selatan Beri Penghargaan Tiga Anggota Polri Berprestasi
Berita Selanjutnya Pastikan Keamanan, TB2 di Uji di Pantai Aquatik, Kutim

Komentar Anda