UniqMag

Kepala OJK Jember: Pegawai OJK Bertugas Dilengkapi Surat Tugas dan Kartu Identitas

berita terkini
Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin dan stafnya saat memberikan keterangan pers.

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Pasca munculnya kasus penipuan yang dilakukan Sendi Lingga Atmaja yang mengaku pegawai OJK, pihak OJK Jember tegaskan tidak ada pegawai yang melakukan penipuan

Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin menegaskan, setiap pegawai OJK selalu dibekali surat tugas dan Id Card (tanda pengenal) resmi.

“Penipuan yang dialami wanita warga Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan itu, kami pastikan bukan pegawai OJK. Karena petugas ataupun pegawai kami selalu dibekali surat tugas ataupun ID Card,” tegas Azilsyah saat rilis di Kantor OJK Jember, Senin siang (16/7).

Terkait pengakuan pelaku yang melakukan tugas untuk mengawasi proyek Transmart, juga dibantah oleh OJK Jember.

“Tidak ada petugas kami yang melakukan tugas pengawasan proyek Transmart, jikalau ada, bukan petugas kami yang melakukan pengawasan proyek atau pun proses kinerjanya,” tandasnya. Mungkin yang melakukan tugas tersebut adalah lembaga jasa keuangan (LJK).

Bahkan terkait tugas luar yang dilakukan, lanjutnya, juga tidak mungkin berangkat seorang diri, dan terkait penginapan yang bersangkutan selama bertugas sudah ditentukan oleh kantor.

“Kalau sampai menginap atau numpang di kosan, itu sudah tidak mungkin. Karena pasti ada aturan yang berlaku sesuai instruksi kantor,” katanya.

Agar tidak menjadi korban kejahatan, Azilsyah menghimbau, bagi masyarakat yang mungkin menemukan oknum mencurigakan, dan mengaku sebagai pegawai OJK, untuk mengkonfirmasi langsung ke Kantor OJK di Jalan Hayam Wuruk Jember.

“Silahkan datang langsung ke kantor, atau hubungi call center kami di 157. Akan kami tindak lanjuti langsung, dan mengkonfirmasi tentang kebenaran petugas atau pegawai kami yang sidang dinas di luar,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya  berawal dari perkenalan di jejaring media sosial ‘WeChat’, seorang wanita bernama Putri Nur Melinda, warga Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, mengaku ditipu pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gadungan.

Pria bernama Sendi Lingga Atmaja yang mengaku dari Jakarta itu, menipu korbannya dengan berbekal sebuah flashdisk berlogo ‘OJK’. Korban pun terperdaya, dan akibat bujuk rayu itu, harta benda berupa 6 buah jam tangan, koper, handphone, jaket, dan kamera yang disewa atas nama korban senilai Rp 17 juta, raib dibawa kabur.

 

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Hindari P4GN Dandim 0909 Kutim instruksikan Test urine Pada Anggota
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda