UniqMag

Nelayan Puger Diminta Patuhi Larangan Melaut Saat Cuaca Buruk

berita terkini
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dan Ny Cut Laura Kusworo saat menuju rumah salah satu korban kapal nelayan Joko Berek.

JEMBER, (suaraindonesia.co.id)- Cegah terulangnya laka laut seperti yang terjadi pada kapal nelayan Joko Berek yang menewaskan 8 orang meninggal dan seorang hilang terulang, Polisi Jember akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat nelayan agar tidak melaut saat cuaca buruk.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan tentunya kami dengan pemerintah daerah yang memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat yang seharusnya sejalan adalah ketika cuaca buruk atau ombak tinggi itu ada alternatif lain untuk mata pencaharian tidak hanya nelayan saja,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Sabtu (21/7).

“ Memang walaupun sudah kita lakukan pemberitahuan dan himbauan kepada para nelayan berkaitan dengan cuaca buruk agar tidak melaut, agar tidak mencari ikan di suasana buruk ini, tapi nelayan karena tuntutan ekonomi kebutuhan perut istilah mereka, sehingga mereka mau nggak mau mereka nekat harus laut, dan inilah yang mengakibatkan kecelakaan itu terjadi," kata Kapolres.

Kepada pihak tugas pengawas Kusworo meminta agar selektif memilih jenis kapal yang boleh melaut saat cuaca di laut buruk.

“Sebaiknya juga memfilter kapal apa yang boleh dan tidak walaupun cuaca buruk sebagaimana kita ketahui, kalau cuaca buruk ini kan perahu jukung cenderung lebih aman, perahu kecil yang memiliki sayap kanan kiri itu lebih aman dibandingkan dengan kapal-kapal besar yang seandainya diterjang ombak itu relatif stabil,” tegas Kusworo.

Kusworo juga mengatakan, tentunya hal ini juga perlu untuk diindahkan semuanya kedisiplinan ini perlu juga termasuk para nelayan, para masyarakat untuk sama-sama mengindahkan kita tidak ingin ada insiden terulang dari kejadian yang menimpa dua hari yang lalu.

“Perlu adanya penertiban di situ dan kami juga berkaitan dengan yang ada ini kami juga lakukan pemeriksaan berkaitan dengan karena kelalaiannya mungkin mengakibatkan seseorang meninggal dunia ini,” pungkasnya.

 

Reporter : Rio Christiawan
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Bahaya! Banyak Kapal Penumpang di Ende Tak Dilengkapi Jaket Keselamatan
Berita Selanjutnya Pemkab OKI 'Blacklist' Perusahaan Perencanaan Proyek Rumdin Bupati

Komentar Anda