UniqMag

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Berikan Penghargaan Kota Layak Anak

berita terkini
Yohana Yambuse dan Lenny N Rosalin saat press conference dengan agenda penganugrahan kabupaten/kota layak anak di Dyandra Conventional Center Surabaya pada hari Senin 23/07/2018

SURABAYA, (suaraindonesia.co.id) -Banyak pelanggaran yang mengakibatkan anak menjadi korban pelanggaran hak azasi anak. Akibatnya banyak terjadi bullying atau perundungan, KDRT, dan pekerja anak dibawah umur. Tak hanya itu banyak juga kasus perkawinan anak yang meningkat mencapai 25,7 persen dari data Susenas 2017.

Demi meminimalisir tindak kejahatan tersebut Kementrian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (KPPA) berusaha memenuhi hak - hak anak dengan optimal. Salah satu programnya yaitu peran keluarga terhadap anak. Hak anak yang terpenuhi secara optimal akan membantu tumbuh kembang anak.

"Anak - anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Jika, seluruh keluarga di Indonesia memahami dan mendukung hak anak. Jadi, hak anak sebagai prioritas utama khusus untuk mendukung tumbuh kembang anak, " ujar Yohana Yembuse Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Demi mendukung program kerjanya Yohana akan memberikan penghargaan kabupaten/kota layak anak 2018. Penghargaan ini akan diberikan kepada daerah yang mendukung penuh hak dan perlindungan khusus anak.

Tak hanya penghargaan kabupaten atau kota. Namun, ada juga penghargaan sekolah ramah anak, pelopor polres ramah anak, dan puskesmas ramah anak.

Penghargaan ini bertujuan agar pemerintah dapat mendorong keluarga, masyarakat, dan media untuk semakin paham pada upaya pemenuhan hak anak. Tak hanya itu, pemerintah juga didorong untuk melakukan berbagai kebijakan, program, dan kegiatan yang menjamin agar hak - hak anak dapat dipenuhi sebagaimana amanat konstitusi.

Pada tahun 2018 ino terdapat 389 kabupaten/kota yang telah berkomitmen untuk menjadi kota layak anak. Dalam penghargaan anugrah kota layak anak ini digelar disurabaya pada senin 23/07/2018 di Surabaya.

Mentri PPPA berharap dengan adanya penghargaan ini bisa menjadikan pondasi untuk menjadikan anak yang genius.

"Dengan adanya keputusan dan kebijakan dari setiap kabupaten/kota akan bisa menjadikan anak-anak menjadi lebih terkontrol dan genius," tutup Yohana, Senin sore(23/7).

Reporter : Muhammad
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Firman, Caleg Muda Yang Siap Bertarung Rebut Kursi Parlemen Kutim 2019
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda