UniqMag

Pagelaran Seni Budaya di TMII, Pj Bupati: Ini Potensi untuk Mewujudkan Pamekasan yang Mandiri, Sejahtera, Berdaya dan Berbudaya

berita terkini
Pj Bupati Pamekasan Fattah Jasin bersama para pejabat dan tim kesenian yang tampil di Anjungan Jawa Timur TMII.

PAMEKASAN, (suaraindonesia.co.id)- Tim kesenian dan produk unggulan Kabupaten Pamekasan mengisi Anjungan Jawa Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta dengan Pagelaran Seni Budaya, Minggu (29/07).

Acara yang bertema "Merajut Keragaman Budaya di Bumi Pamelingan Menuju Kemilau Madura" dihadiri Kepala UPT Anjungan Jawa Timur TMII, para tokoh Madura di Jakarta, serta para pejabat di jajaran Pemkab Pamekasan.

"Kita membawa tim untuk menyajikan potensi-potensi seni budaya, juga konten ekonomi kreatif potensi unggulan Pamekasan, misalnya batik dan makanan tradisional. Untuk penyajiannya yang diangkat seni pertunjukan rakyat tentang nilai sejarah, batik dan tari-tari tradisional," papar Kadisparbud Pamekasan Achmad Syaifuddin.

Sedangkan, Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Fattah Jasin menyampaikan dalam sambutannya, bahwa acara tersebut tidak hanya sebagai media tontonan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dengan tokoh nasional di Jakarta.

"Pagelaran seni ini selain untuk melepas kerinduan pada Madura, juga menjadi media komukasi yang lebih intensif dengan para tokoh nasional yang hadir, sehingga bisa bersama memajukan daerah yang kita cintai," tuturnya.

Fattah mengatakan, bahwa seni budaya merupakan bahasa yang universal yang dapat menjadi media komunikasi yang efektif, sehingga dapat menyatukan hati dan jiwa dengan estetika yang tinggi.

"Semoga acara ini dapat menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri para seniman Pamekasan untuk berkarya," harap Fattah.

Pria asal pulau paling timur Madura ini juga menyatakan, bahwa pagelaran seni budaya tersebut dapat menjadi media promosi potensi Kabupaten Pamekasan, khususnya kekayaan seni budaya dan pariwisatanya.

"Karya seni dan budaya ini akan terus kita rawat dan kembangkan sebagai salah satu potendi unggulan untuk mewujudkan Pamekasan yang mandiri, sejahtera, berdaya dan berbudaya," tandasnya.

Untuk diketahui, pada pagelaran tersebut dipersembahkan musik daul, tari dan lagu-lagu daerah, seni batik tulis, pencak silat, dan kilas peristiwa dalam sejarah Pamekasan dalam bentuk sendratari "Sejarah Nyi Banu", serta kuliner khas Pamekasan.

Reporter : Irma Kirana
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Malam Budaya Madura di Taneyan Lanjang, Begini Harapan Pemkab Pamekasan
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda