UniqMag

Belum Ada Sertifikasi Halal, MUI Kalbar Imbau Umat Muslim Tunda Imunisasi MR

berita terkini
Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Andi Kab dan Ketua MUI Kalbar Basri. (ist)

PONTIANAK, (Suaraindonesia.co.id) - Ketua MUI Kalimantan Barat, Basri mengatakan, sesuai hasil pertemuan antara MUI dengan Kementrian Kesehatan pada Jumat (3/8), salah satu yang menjadi kesepakatan, Kementrian Kesehatan akan berupaya akan mendatangkan bahan dan dokumen dari vaksin Imunisasi MR untuk dilakukan audit dan pemerikasaan terkait vaksin itu.

"Sambil menunggu proses itu kita sepakati, imuniasi untuk anak yang muslim untuk ditunda sampai ada kejelasan," ujarnya, Senin (6/8).

Ia menerangkan, adanya polemik tentang halal-haramnya vaksin ini karena adanya informasi bahwa vaksin MR sudah mendapat fatwa halal dari MUI. Hal inilah kemudian diklarifasi oleh MUI.

"MUI tidak mengatakan vaksin itu halal atau haram, hanya saja belum dilakukan pemeriksaan dan belum diteliti," terang Basri.

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh muslim di Kalbar menunda untuk dilakukan imunisasi, sampai ada petunjuk yang lebih jelas, yakni pada tanggal 8 Agustus nanti,"  ujarnya. (SP)

Reporter : Nur A
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Pemkab Kapuas Kenalkan Layanan Perizinan Online
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda