UniqMag

Mancing, Warga Bontang Terombang Ambing di Lautan

berita terkini
para korban usai diselamatkan oleh tim Basarnas Kutim

KUTAI TIMUR, (Suaraindonesia.co.id) – Nasip apes dialami Musliadi (40)  warga Kelurahan Loktuan, Kota Bontang bersam tiga kerabatnya yang terombang ambing di perairan Kutai Timur (Kutim) lebih dari 24 jam.

Kejadian tersebut berwal dari Musliadi bersama Muhammad Tobi (71), Suryasah Ishak (45), dan M Yusuf (63) yang semua merupakan warga Kota Bontang, Kaltim, saat memancing sabtu pagi kemarin. Setalah memancing semalaman di perairan Bontang hingga minggu pagi tali pengikat jangkar putus.

“Sekitar jam delapan pagi tali putus. Sehingga kapal terbawa ombak lebih dari sehari semalam,” terang M Yusuf salah satu pemancing tersebut.

Ia menambahkan, jika selama terbawa ombak pihaknya langsung menghubungi keluarga dan sering minta bantuan kepada para nelayan maupun kapal yang kebetulan lewat. Namun hingga senin siang bantuan juga tak kunjung dating.

“Kami sering mengibarkan baju untuk pertanda minta bantuan kepada nelayan dan kapal yang lewat,” terang.

Sementara itu, Kepala Basarnas Kutim, Bongga  menjelaskan, jika para pemancing yang terbawa ombak tersebut dapat diselamatkan oleh tim disekitar perairan tanjung mangkaliat Kutim. Penyelamatan tersebut berawal dari adanya laporan nelayan yang sempat melihat keberadaan kapal pemancing tersebut.

“Para nelayan dari pantai kenyamukan melihat keberadaan para pemancing dan melaporkan ke kami sehingga langsung kami tindak lanjuti laporan tersebut dengan menuju ke lokasi,” terang Bongga.

Ia menjelaskan, jika para pemancing tersebut terbawa ombak mulai minggu pagi hingga sejauh 90 mil ketengah laut. Selain akibat tali yang putus kapal juga terbawa ombak yang tinggi mencapai 4 meter.  Setelah ditemukan, menurut Bongga para pemancing tersebut langsung di bawa ke wilayah Kutim untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami himbau kepada para nelayan maupun para pemancing hendaknya melengkapi dengan peralatan yang memadai untu menjaga keselamatan selama di laut. Pasalnya saat ini musim anggin selatan yang mengakibatkan obak meninggi,” pungkas Bongga.   

Reporter : Al Gazali
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Sukseskan Asian Games Jakarta-Palembang, Jaga Nama Baik Bangsa
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda