UniqMag

Pemkab OKI Optimis Target PAD Terpenuhi Maksimalkan Penagihan

berita terkini
Sekretaris BPPD OKI H Suhaimi Ap

OGAN KOMERING ILIR, (suaraindonesia.co.id) -Hingga semester pertama tahun anggaran 2018, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dari sektor pajak daerah dan retribusi masih sangat minim. Jika dipersentasekan, baru 32,9 persen yang terealisasi, sehingga perlu peningkatan kinerja dari petugas pemungut pajak di Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) OKI. Maksimalkan penagihan dengan sistem jemput bola.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPPD Kabupaten OKI, rincian penerimaan pajak yang kesemuanya dikelola BPPD OKI yakni penerimaan Pajak Hotel dari target Rp 150.500.000, baru terealisasi Rp 75.050.000 atau 49,87 persen, pajak restoran dari target Rp 1,737 miliar baru terealisasi Rp 385.197.935 atau 22,18 persen, pajak hiburan dari target Rp 41.000.000, terealisasi Rp 8.350.000 atau 18,93 persen.

Pajak reklame dari target Rp 820.000.000 baru terealisasi Rp 272.039.126 atau 33,18 persen, pajak penerangan jalan dari target Rp 22,4 miliar baru terealisasi Rp 10,9 miliar atau 48,94 persen. Kemudian pajak mineral bukan logam dan batuan dari target Rp 8,136 miliar baru terealisasi Rp 2,182 miliar atau 26,83 milyar, pajak parkir dari target Rp 120.000.000, baru terealisasi Rp 36.218.700 atau 30,18 persen.

Selanjutnya, pajak air bawah tanah dari target Rp 36.000.000 terealisasi Rp 59.807.600 atau 166,13 persen, pajak sarang burung walet dari target Rp60.000.000 baru terealisasi Rp 9.250.000 atau 15,42 persen, pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan dari target Rp 5 miliar baru terealisasi Rp 618.391.221 atau 12,37 persen dan BPHTB dari target Rp13 miliar baru terealisasi Rp 2.333.334.900 atau 17,95 persen.

Sementara dari sektor retribusi daerah, retribusi jasa umum dari target Rp 1,941 miliar baru terealisasi Rp 638.934.220 atau 32,91 persen dan retribusi jasa usaha dari target Rp 1,496 miliar baru terealisasi Rp 178.461.000 atau 11,92 persen, retribusi perizinan tertentu pencapaiannya Rp 1,485 miliar atau 72,84 persen dari target Rp 2,040 miliar.

Kepala BPPD Kabupaten OKI, Muhammad Amin didampingi Sekretaris, H Suhaimi AP, Kamis (9/8) menyatakan, realisasi penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah itu yakni hingga Juni 2018. Pihaknya terus memaksimalkan penagihan dengan sistem jemput bola.

“Namun kami optimis, hingga akhir tahun anggaran target yang telah ditetapkan bisa terealisasi hingga 100 persen,” tandasnya.

Reporter : Firman
Editor : Farhan Jordan
Berita Sebelumnya Disdukcapil Kutim Sudah Terapkan KK Versi 7.0
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda