UniqMag

Akibat Rental Mobil, Dua Oknum Wartawan Digelandang ke Polres Kutim

berita terkini
Kedua tersangka saat dibawa Ke Makopolres, DR (kiri) bersama Al

KUTAI TIMUR, (SuaraIndonesia.co.id) – DR dan AL diamankan jajaran Satreskrim Polres Kutai Timur (Kutim), Kaltim, karena melakukan penipuan kepada beberapa pengusaha rental mobil yang ada di kota Sangatta, Kutim. Tidak hanya melakukan penipuan, kedua orang tersebut mengelabui para korban dengan dalih dirinya seorang wartawan atau juru warta.

Kapolres Kuti, AKBP Teddy Ristiawan melalui Kasatreskrim Polres Kutim AKP Yuliansyah saat di temui dikantornya, Kamis, (9/8/2018) menuturkan, jika kedua tersangka tersebut diamankan oleh para pengusaha rental mobil yang ada di Kutim di Jl Hasanudin, Singa gembara, selasa kemarin.

“Kedua orang terduga tersangka, saksi dan juga korban sudah diperiksa oleh pihak penyidik untuk mendapatkan keterangan dan juga bukti bukti dugaan penipuan yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut,” terangnya.  
menurutnya, saat ini sudah ada lima pelapor yang sudah mengadukan perbuatan tersangka ini ke pihak kepolisian. Semua laporan dari korban arahnya ke penipuan yang dilakukan oleh kedua oknum tersebut. Sementara untuk jumlah kerugian materiil Yuliansyah belum dapat memastikan karena masih dalam penyelidikan.

Menurutnya, mengenai dugaan sebagai wartawan bodrex, kedua oknum ini memiliki tanda pengenal sebagai wartawan dari instansi yang menaungi mereka. Namun untuk keaslian dan kebenarannya juga masih diusut oleh pihak satreskrim.
“Mereka mengaku wartawan Buser dan KBPPP, tapi masih kami dalami kebenarannya, untuk saat ini kami masih menunggu kelengkapan data dari para pelapor dan korban, rata rata laporan yang masuk adalah penipuan,” jelasnya.
Sementara itu Ngadi (40) salah korban menuturkan, bahwa penangkapan yang dilakukan oleh grup rental ini sudah direncanakan waktu kedua oknum ini kembali akan merental salah satu mobil. Karena curiga pemilik rental menanyakan ke grup pemilik mobil rental di sangatta mengenai kedua oknum ini, dari situlah diketahui bahwa kedua oknum ini seringkali melakukan tindakan tidak bertanggung jawab setelah merental mobil.
“Lebih dari 10 pemilik mobil rental yang sudah menjadi korban dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Modus yang sering digunakan oleh kedua oknum ini adalah memperlihatkan tanda pengenal sebagai wartawan kepada pemilik mobil rental,sehingga para pemilik mobil rental itu langsung percaya dan merentalkan mobil kepada oknum tersebut, namun setelah bermasalah dengan pemilik kendaraan rental, kedua oknum ini tidak menyelesaikan kewajibannya dan berpindah merental mobil lain dengan cara yang sama,” terangnya. (Qiqi)

Reporter : Muhammad
Editor : Sulhan Hadi
Berita Sebelumnya Tak Terpilih Sebagai Cawapres Jokowi, Ibunda Mahfud MD di Pamekasan Pasrah pada Allah SWT
Berita Selanjutnya Unik! Sambut HUT ke-73 Hari Kemerdekaan RI, Warga Pamekasan Siapkan Tank Amphibi

Komentar Anda