SUARA INDONESIA

Bawa Isu Perubahan Iklim, Bojonegoro Farmer's Fun Day 2023 Semangati Petani

Aji Susanto - 05 September 2023 | 23:09 - Dibaca 825 kali
Advertorial Bawa Isu Perubahan Iklim, Bojonegoro Farmer's Fun Day 2023 Semangati Petani
Pembukaan Farmer's Fun Day 2023 di Bojonegoro (Foto : Aji/Suaraindonesia.co.id)

BOJONEGORO, Suaraindonesia.co.id - Dalam menghadapi ancaman kekeringan lahan pertanian akibat perubahan iklim, perlunya menyiapkan sarana dan prasarana pertanian, dan sumber daya yang diperlukan.

Hal itu diungkapkan Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan Sumardi Nur saat menghadiri Farmer's Fun Day 2023 di Lapangan Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (05/09/2023). 

Lebih khusus, lanjut Nur yaitu dengan penyesuaian pola dan waktu tanam, pengelolaan air dan pemanfaatan sumber daya air alternatif, penyelamatan dan perlindungan serta pemberdayaan petani.

Menurutnya Keberhasilan upaya mengatasi dampak Elnino dan perubahan iklim lainnya, membutuhkan peran serta petani dan Pemerintah Daerah (Pemda). 

"Sehingga kegiatan Farmer's Fun Day 2023 ini memberikan contoh kerja sama antar instansi pusat, daerah, masyarakat pelaku pertanian, dan Pusat Pelatihan Pertanian Dan Perdesaan Swadaya (P4S)," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Bojonegoro Helmi Elisabeth menyampaikan, bahwa Kabupaten Bojonegoro merupakan daerah penghasil produksi padi terbesar ketiga Se-Jatim, dan sekaligus lumbung penyangga pangan nasional.  

"Sehingga Farmer's Fun Day 2023 ini juga menjadi momentum peningkatan kapasitas petani melalui Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaaan Swadaya (P4S) Provinsi Jatim, dimana Kabupaten Bojonegoro memiliki potensi pertanian yang luar biasa," jelasnya. 

Helmi menambahkan, program Petani Mandiri yang sudah berjalan saat ini sangat ampuh menjadi solusi andalan petani.

"Bukan hanya untuk memberdayakan petani saja, namun juga terakses untuk asuransi usaha tani padi serta asuransi usaha ternak sapi," katanya. 

"Hingga tahun 2023 ini peserta asuransi usaha tani padi Kab. Bojonegoro terbesar se-Jatim, imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengatakan, Bojonegoro optimis akan naik kelas diluar kelas 3 sekarang,

"Luas wilayahnya sudah, sedangkan irigasi pertanian yang kurang," ungkap Bupati. 

Dengan adanya waduk Gongseng di Kecamatan Temayang yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, ia berharap tahun 2024 sudah bisa beroperasi memasok kebutuhan irigasi pertanian.

"Khususnya di Kecamatan Temayang, Sugihwaras, Balen, Sumberrejo dan sekitarnya," tandas Bupati Anna. (Adv) 

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Aji Susanto
Editor : Satria Galih Saputra

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV