SUARA INDONESIA

Kebiasaan Gus Dur Berlama-lama Di Kuburan Saat Ziarah Ke Makam Wali Allah, Inilah Yang Dilakukannya

Haerul Anwar - 08 September 2022 | 11:09
Artikel Kebiasaan Gus Dur Berlama-lama Di Kuburan Saat Ziarah Ke Makam Wali Allah, Inilah Yang Dilakukannya

Apapun yang dilakukan Gus Dur selalu mengandung hikmah, termasuk kebiasaan ia dalam ziarah ke makam wali Allah. 

Kebiasaan Gus Dur ziarah ke makam wali Allah itu mengundang perhatian orang yang meihatnya. 

Hal itu dikarenakan Gus Dur yang selalu berlama-lama di kuburan, saat melakukan ziarah tersebut. 

Sebagaimana diketahui bersama, Gus Dur dikenal sebagai salah satu ulama kharismatik dan mempunyai rasa toleransi tinggi. 

Makam Gus Dur yang terletak di Kompleks Pesantren Tebuireng Jombang, hingga saat ini sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah dari berbagai wilayah di Indonesia. 

Gus Dur juga dikenal akan kewaliannya yang telah diakui oleh banyak Kyai terutama di Indonesia. 

Dilansir dari Channel Youtube RA Cerpon, Kyai Husein Muhammad Cirebon bercerita kepada Gus Mus tentang kebiasaan Gus Dur berlama-lama di kuburan saat ziarah ke makam wali Allah. 

Kyai Husein Muhammad dan Gus Mus adalah sahabat Gus Dur. 

Suatu ketika, Kyai Husein Muhammad berkunjung ke kantor PBNU di Jalan Kramat Raya, Jakarta. 

Di sana, Kyai Husein Muhammada bertemu dengan salah satu sahabat dekat Gus Dur, yakni Imam Muzakir. 

Imam Muzakir merupakan teman seperjuangan Gus Dur saat mondok di PP Mifathul Ulum Lirap, Kebumen, Jawa Tengah, dan juga di beberapa tempat lain yaitu Tebuireng Jombang, PP Tegalrejo Magelang, dan PP Krapyak Yogyakarta. 

Imam Muzakir bercerita kepada Kyai Husein Muhammad, saat Gus Dur berkunjung ke suatu daerah, ia selalu meluangkan waktu untuk berziarah ke makam para wali Allah atau ulama setempat. 

Bahkan tak jarang, Gus Dur berziarah ke makam yang mana penduduk setempat tidak mengetahui jika makam tersebut adalah makam wali Allah. 

Imam Muzakir mengatakan, Gus Dur selalu duduk cukup lama saat berada di makam wali Allah, paling sebentar satu sampai satu setengah jam. 

Lantas, Kyai Husein Muhammad dengan penuh penasaran bertanya kepada Imam Muzakir, “apa yang Gus Dur lakukan saat ziarah ke sebuah tempat hingga betah berlama-lama”? 

“Gus Dur selalu membaca doa setiap kali ziarah ke makam para wali Allah”, jawab Imam Muzakir yang mengaku pernah mendampinginya ziarah ke makam para wali. 

“Beliau membaca tahlil, selalu membaca sholawat nabi tidak kurang dari 1.000 kali”, tambah almarhum Imam Muzakir. 

Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW tentu sangat dianjurkan oleh para kyai kepada pengikutnya. 

Dengan membaca sholawat apalagi dengan jumlah banyak, kita akan memperoleh pahala dan manfaat yang akan dirasakan oleh pembacanya. 

Itulah yang dilakukan Gus Dur berlama-lama di kuburan saat ziarah ke makam wali Allah. 

Kisah ini diceritakan oleh Imam Muzakir kepada Kyai Husein Muhammad Cirebon dan kembali diceritakan kepada Gus Mus.

Pewarta : Haerul Anwar
Editor : Bahrullah

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV