SUARA INDONESIA

PT Kembar Jaya Abadi Turut Berkontribusi Bangun Infrastruktur Ibu Kota Baru

Swandy Tambunan - 03 May 2021 | 10:05
Ekonomi PT Kembar Jaya Abadi Turut Berkontribusi Bangun Infrastruktur Ibu Kota Baru

SURABAYA - Perkembangan sektor konstruksi saat ini semakin menggeliat. Sektor konstruksi tercatat menjadi salah satu lapangan usaha yang mencetak peningkatan kinerja positif di tengah pertumbuhan ekonomi yang melambat.

Dalam pembangunan nasional, sektor konstruksi mempunyai peranan penting sebagai barometer pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan itu, pemerintah saat ini berkomitmen membangun infrastruktur di berbagai daerah dan megaproyek pemindahan Ibu Kota Negara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pemindahan IKN (Ibu Kota Negara) dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara itu dipastikan mendongkrak kinerja sektor infrastruktur, konstruksi, dan yang terkait.

Pembangunan tersebut saat ini telah berjalan, seperti akses peningkatan jalan yang dibutuhkan untuk menuju IKN bahkan beberapa garapan telah rampung dari tahun 2018 lalu.

PT Kembar Jaya Abadi sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi swasta turut andil dalam mega proyek IKN tersebut.

Perusahaan jasa konstruksi yang berdomisili di Jalan Untung Suropati Kompleks GTL, Blok BB, RT 16, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda ini dipercaya dalam membangun peningkatan jalan menuju ibu kota baru.

"Sebelumnya kami sudah pernah mengerjakan pembangunan jalan bagian dari kawasan IKN tersebut, harapannya pada pembangunan IKN ini bisa berkontribusi lagi terlebih kami kontraktor lokal," ujar Direktur PT Kembar Jaya Abadi, Eka Hillyan Fazzih, Senin (03/05/2021).

Sebagai informasi, PT KJA menang lelang pembangunan Jalan Riko - Akses Pulau Balang Gersik - Jenebora - Pantai Lango Link 2 senilai Rp 70,5 miliar bersaing dengan 30 perusahaan jasa konstruksi lainnya pada awal 2018 lalu.

PT Kembar Jaya Abadi juga sebelumnya sempat mengerjakan Jalan Riko - Akses Pulau Balang Gersik - Jenebora - Pantai Lango Link I yang masuk proyek tahun jamak (multiyears) pada Juni 2015 lalu. Proyek tersebut dianggarkan Rp 99,95 miliar pada APBD 2015.

Pewarta : Swandy Tambunan
Editor : Nanang Slamet

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya