SUARA INDONESIA

Terdesak Kebutuhan Lebaran, Ibu di Probolinggo Terpaksa Gadaikan Cincin Kawin

Zulfikar - 18 April 2022 | 18:04
Ekonomi Terdesak Kebutuhan Lebaran, Ibu di Probolinggo Terpaksa Gadaikan Cincin Kawin

KRAKSAAN - Persiapan menyambut lebaran Idul Fitri mulai dilakukan banyak orang.

Kondisi ekonomi yang sedang sulit akibat terdampak pandemi Covid-19, bagi sebagian orang bukan menjadi alasan untuk tak meramaikan lebaran.

Untuk memenuhi kebutuhan lebaran nanti, sebagian masyarakat memanfaatkan jasa pegadaian resmi pemerintah maupun koperasi simpan pinjam.

Pantauan suaraindonesia.co.id, Senin (18/04/2022) terlihat antrian di Pegadaian Cabang Kraksaan, Kabupaten Probolinggo dan koperasi simpan pinjam BMT Nusantara.

Seorang nasabah Pegadaian Cabang Kraksaan, Sumiati warga Kecamatan Gading mengatakan ia terpaksa menggadaikan cicin kawin pemberian suaminya.

Cincin kawin itu ia gadaikan untuk mendapatkan dana keperluan lebaran Idul Fitri yang cukup besar.

"Saya kan harus menyediakan kue lebaran, bajunya anak-anak, beli daging dan sebagainya," tuturnya dengan lesu. 

Ibu yang bekerja sebagai buruh tani itu menyampaikan penghasilan yang ia peroleh tidak menentu setiap harinya. 

Sementara penghasilan suaminya sebagai driver ojek online hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

"Uang saya dan suami tidak bisa memenuhi kebutuhan lebaran, apalagi sekarang semuanya mahal," keluhnya.

Pimpinan BMT Nusantara Cabang Kraksaan,Abdul Latif menyebut permohonan pinjaman naik dua kali lipat dari biasanya. 

"Alasan nasabah beragam, ada yang untuk modal usaha atau beli pupuk. Tapi yang banyak memang untuk kebutuhan lebaran," jelasnya.

Latif menambahkan jaminan yang dipakai nasabah masih didominasi surat kendaraan bermotor, hanya sedikit orang yang menggadaikan perhiasan.

Pewarta : Zulfikar
Editor : Lutfi Hidayat

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya