SUARA INDONESIA

Wow! Pengrajin Serabut Kelapa di Cilacap Raup Untung Hingga Rp 10 juta Per Bulan

Agus Sulistya - 29 May 2022 | 06:05
Ekonomi Wow! Pengrajin Serabut Kelapa di Cilacap Raup Untung Hingga Rp 10 juta Per Bulan

CILACAP - Limbah serabut kelapa rupanya bisa diolah menjadi produk kerajinan tangan yang bermanfaat untuk di rumah serta bernilai jual tinggi. 

Seperti yang dilakukan oleh Saeful Anwar (41) pria asal Dusun Bangun Sari RT 02 RW 05 Desa Jatisari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dengan mengolah limbah serabut kelapa tersebut. 

Ditangan Saeful, serabut kelapa tersebut dirangkainya menggunakan kawat hingga membentuk pot kecil hingga pot bunga yang menarik dan indah. Adapun hasil olahannya berupa sapu dan lainnya. 

Dalam sehari, ia dapat memproduksi 20 pot bunga. Tak hanya pot bunga, namun juga puluhan sapu dan lainnya hasil olahan berbahan dasar serabut kelapa. 

"Serabut kelapa ini sebelumnya dianggap limbah oleh masyarakat, namun setelah saya olah kini menghasilkan beberapa prodak kerajinan seperti pot bunga, turus atau rambatan dan sapu," ungkap Saeful kepada wartawan, Sabtu (28/5/2022).

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa usahanya tersebut telah ditekuninya selama kurang lebih 1 tahun dibantu oleh sang istri dan kini sudah memiliki 4 karyawan. 

Meski terbilang baru, namun berkat kegigihan dan kerja kerasnya selama ini, alhasil Saeful kini meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah per bulannya dari hasil usahanya tersebut. 

"Alhamdulillah pendapatan per bulannya Rp 6 sampai 10 juta. Dan untuk harga pot bunga sendiri bervariasi Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu, tergantung besar kecil ukurannya. Kalau harga sapu Rp 10 ribu,” ucap pengrajin serabut kelapa tersebut. 

Dalam memasarkan produk kerajinan tangan miliknya, Saeful menggunakan media sosial sebagai penunjang usahanya seperti facebook maupun lainnya. 

Hal itu agar produknya lebih dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, membantunya dalam memasarkan produknya. 

Dan kini tidak hanya dipasarkan di wilayah Kabupaten Cilacap saja, namun menurut pengakuannya, sudah sampai ke luar Kabupaten, bahkan telah merambah ke luar Jawa Tengah. 

"Saya jualnya sampai ke wilayah Jawa Barat seperti Depok, wilayah Jawa Timur, Jakarta dan beberapa wilayah lainnya. Alhamdulillah sekarang banyak diminati," pungkasnya. (Satria Galih Saputra)

Pewarta : Agus Sulistya
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya