SUARA INDONESIA

Sungguh Sadis, Pelaku ZI Bunuh Korban di Malang dan Mayat Dibuang di Pasuruan

Lukman Hadi - 18 April 2022 | 16:04
Kriminal Sungguh Sadis, Pelaku ZI Bunuh Korban di Malang dan Mayat Dibuang di Pasuruan

SURABAYA - Tim Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menangkap pelaku kasus pembunuhan di Malang.

Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Ronald A Purba bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyampaikan, pengungkapan ini berawal dari penemuan Polres Pasuruan atas adanya mayat.

"Kondisi mayat ini sudah membusuk, kemudian Polres Pasuruan melakukan Identifikasi kepada mayat tersebut. Kemudian Jatanras Polda Jatim bergabung dengan Polres Pasuruan melakukan penyelidikan," ungkap AKBP Ronald A Purba.

Dari proses penyelidikan terungkap, penemuan mayat tersebut adalah korban pembunuhan. Dan dikembangkan diperoleh informasi tersangka adalah ZI. Saat ini pelaku masih tunggal.

"ZI memiliki hubungan kenal dengan korban, karena korban adalah pacar anak tiri ZI. Kemudian korban sering dimintai uang oleh tersangka. Terakhir rekening dari korban melalui mobile banking dipindahkan ke tersangka," katanya.

Motif lain yang ditemukan, tersangka selaku ayah tiri dari pacar korban memiliki rasa suka terhadap anak tirinya.

"Modusnya mengajak korban bertemu di Malang, setelah itu dilakukan pembunuhan di dalam mobil korban. Setelah dibunuh dengan cara membekap menutup dengan plastik dan menekan dada dengan lutut di jok mobil. Korban kemudian di buang di Pasuruan untuk mengaburkan proses pidana," bebernya.

Untuk tersangka dijerat Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP Subs 365 ayat 3 KUHP yang diancam pidana maksimal 20 tahun penjara.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka, sepeda motor milik tersangka karena motor tersangka digunakan untuk jemput korban, 3 buah HP, palu yang digunakan untuk memecahkan HP korban dan pisau.

Untuk saat ini kepolisian masih terus melakukan penyelidikan karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain

Pewarta : Lukman Hadi
Editor : Imam Hairon

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya