SUARA INDONESIA

Alamak! Tiga Emak-emak Curi Uang di Pasar Probolinggo, Modusnya Bikin Tepuk Jidat

Zulfikar - 04 June 2022 | 15:06
Kriminal Alamak! Tiga Emak-emak Curi Uang di Pasar Probolinggo, Modusnya Bikin Tepuk Jidat

MARON - Aksi komplotan pencuri baraksi di toko baju milik Suhaimi (42) yang berada di Pasar Maron, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. 

Kawanan pencuri itu berhasil membawa kabur uang tunai senilai Rp. 1 juta lebih.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (03/06/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. 

"Untuk jumlah tepatnya saya kurang tau, tapi yang jelas lebih dari satu juta rupiah," ujar Suhaimi kepada suaraindonesia.co.id saat ditemui di tokonya, Sabtu (04/06/2022).

Suhaimi menambahkan pelaku pencurian itu adalah tiga orang ibu-ibu yang berusia sekitar 45 sampai 50 tahun. 

"Sudah berumur bukannya bertaubat malah mencuri," ungkapnya kesal.

Semula ia melayani seorang remaja yang hendak membeli kaos di tokonya, kemudian komplotan ibu-ibu itu datang dan bertanya barang-barang yang ada di toko miliknya. 

"Seorang yang memakai jilbab dan baju hijau bertanya tentang pakaian dalam wanita dan yang pakai switer putih tanya tentang kaos, sementara yang pakai baju dan jilbab biru mondar-mandir di toko," cerita pria asal Desa Maron Wetan itu.

Beberapa saat berselang ibu berbaju biru menawar barang di tokonya dengan sangat murah dan jauh dari harga yang dia berikan. 

"Dia nawar dengan harga yang tidak wajar, seakan sengaja biar transaksinya tidak terjadi. Setelah itu dia langsung pergi menyusul dua temannya yang sudah keluar duluan dari toko," sambungnya.

Setelah sadar tas yang berisi uang miliknya hilang, ia berusaha mengejar pelaku sampai ke Pasar Condong dan Ke simpang tiga Klaseman. 

"Saya sadar kalau tas yang isinya uang itu pas saya mau taruh uang dari adek yang beli kaos," ungkapnya.

Suhaimi menambahkan uang yang ada di dalam tas itu bukan semua miliknya, ada untuk beli daging sapi titipan dari tetangganya.

"Tetangga ada yang mau hajatan dan titip beli daging sapi ke saya. Jumlahnya 550 ribu rupiah," imbuhnya.

Sebelum beraksi di toko milik Suhaimi, komplotan itu sebelumnya mendatangi toko milik adik kandung Suhaimi, Husnul (35). 

Beruntung toko Husnul dilengkapi CCTV hingga komplotan ibu-ibu itu tidak berani melakukan aksinya. 

"Ibu-ibu itu juga sempat masuk toko tempat saya bekerja. Saat mau masuk ke area kasir, saya larang dan usir dia," sebut Marni, penjaga toko yang bersebelahan dengan toko Suhaimi.

Pewarta : Zulfikar
Editor : Lutfi Hidayat

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya