SUARA INDONESIA

Adopsi dari Tulungagung, LPA Kabupaten Probolinggo Targetkan SOP Perlindungan Anak Segera Terbentuk

Lutfi Hidayat - 11 June 2024 | 13:06 - Dibaca 354 kali
News Adopsi dari Tulungagung, LPA Kabupaten Probolinggo Targetkan SOP Perlindungan Anak Segera Terbentuk
Ketua LPA Kabupaten Probolinggo, Slamet Riyadi dan Direktur LPA Kabupaten Tulungagung, Winny Isnaini bertukar cinderamata. (Foto: Istimewa)

SUARA INDONESIA, PROBOLINGGO - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Probolinggo berkunjung ke LPA Kabupaten Tulungagung dalam agenda kunjungan kerja dan studi tiru.

LPA Kabupaten Tulungagung dipilih sebagai sasaran adopsi dan modifikasi program kerja perlindungan.anak Kabupaten Probolinggo, karena telah menjadi LPA terbaik di Jawa Timur dengan berbagai strategi dan inovasinya.

"Kami memilih LPA Tulungagung karena program-programnya terbaik di Jatim. Kita perlu belajar banyak dari segi administrasi, manajemen dan koordinasi lintas sektor/instansi di pemerintahan agar terbentuk sistem dan SOP yang baik nantinya," ungkap Ketua LPA Kabupaten Probolinggo, Slamet Riyadi, Selasa (11/6/2024).

Studi tiru ke LPA Tulungagung itu digelar 2 hari Senin-Sabtu (10-11/6/2024). Kedua belah pihak saling berbagi kondisi dan kendala yang dihadapi dalam menjalankan program kerja perlindungan anak di masing-masing daerah.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi administrasi dan manajemen, pendampingan dan pemulihan trauma anak, pembentukan kabupaten hingga desa layak anak, dan alur koordinasi lintas sektor pemerintahan.

"Kita banyak berdiskusi di sana, terutama soal alur koordinasi dengan instansi-instansi pemerintah yang di situ juga ada tugas dalam perlindungan anak dan perempuan. Sepulang dari Tulungagung, insyaallah dalam sepekan ini kami akan menggelar rakor dengan beberapa instansi pemerintah untuk membahas hal ini," terang Slamet.

Rakor lintas sektor itu diproyeksikan untuk menyusun SOP penanganan pada perlindungan anak, baik dari segi pencegahan berupa sosialisasi kepada target sasaran maupun penanganan dan pendampingan terhadap anak jika terjadi kasus kekerasan.

"Kami akan bekerja di luar tugas pemerintah, tapi kita harus bekerjasama agar program-program perlindungan anak di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan dengan baik sesuai prosedur yang telah disusun dan sepakati bersama," pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Lutfi Hidayat
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV