SUARA INDONESIA

Pemkab Sidoarjo Siapkan Dana Bergulir Bunga Rendah untuk UMKM Tahun 2025

Amrizal Zulkarnain - 20 June 2024 | 19:06 - Dibaca 588 kali
News Pemkab Sidoarjo Siapkan Dana Bergulir Bunga Rendah untuk UMKM Tahun 2025
Plt Bupati Sidoarjo, Subandi saat bersama para pelaku UMKM di kantor Kecamatan Porong Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: Amrizal/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, SIDOARJO - Para pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus mendapat dukungan dari Pemkab Sidoarjo, mulai dari kemudahan perizinan usaha hingga akses permodalan.

Kabar terbaru, Pemkab Sidoarjo menyiapkan dana bergulir dengan bunga rendah, hanya 0,2 persen per tahun. Program bantuan modal ini dapat diakses oleh pelaku UMKM Sidoarjo pada tahun 2025 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Sidoarjo Subandi saat membuka Sosialisasi Kemudahan Berusaha dan Pelayanan Perizinan untuk UMKM, di kantor Kecamatan Porong pada Rabu 19 Juni kemarin.

Subandi menjelaskan, Pemkab Sidoarjo melalui dinas terkait sedang mempersiapkan permodalan usaha bagi ribuan UMKM di Sidoarjo. 

Bentuknya, kata Subandi, ialah berupa dana bergulir dengan bunga rendah sebesar 0,2 persen per tahun. Program ini akan dilaksanakan tahun depan bekerja sama dengan BPR Delta Artha.

"Program ini adalah pengganti dari program Kurma (Kelompok Usaha Perempuan Mandiri), yang bertujuan untuk mengembangkan usaha para pelaku UMKM di Sidoarjo," kata Subandi 

Pria yang juga menjabat Ketua DPC PKB Sidoarjo itu juga menjelaskan bahwa program Kurma akan direvisi, demikian pula dengan program bedah warung. 

Kebijakan untuk keberlanjutan kedua program tersebut telah disiapkan, sehingga penerima bantuan akan mendapatkan nilai lebih dari sebelumnya.

"Program Kurma diganti dengan program dana bergulir berbunga rendah, dengan penerima UMKM yang sudah memiliki izin usaha. Sedangkan program bedah warung menggunakan anggaran BKK desa," tuturnya.

Subandi, sangat berharap semangat para pelaku UMKM terus berkembang. Aktivitas usaha mereka harus terus berlanjut, sehingga dukungan untuk para pengusaha UMKM harus nyata, seperti kemudahan perizinan usaha dan pemberian bantuan permodalan.

"Program ini dilaksanakan langsung oleh dinas terkait dan BPR Delta Artha, sementara program Bedah Warung akan disalurkan langsung oleh pemerintah desa tanpa adanya tim-tim lagi," pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Amrizal Zulkarnain
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV