SUARA INDONESIA

Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Sukodono Sidoarjo Terungkap, Ditemukan Bekas Kekerasan

Amrizal Zulkarnain - 26 June 2024 | 20:06 - Dibaca 1.21k kali
News Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Sukodono Sidoarjo Terungkap, Ditemukan Bekas Kekerasan
Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara di Porong, saat mengevakuasi jenazah korban. (Foto: Amrizal/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, SIDOARJO - Misteri kematian seorang ibu dan bayinya yang ditemukan dalam kondisi membusuk di kamar kos Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur, kini mulai terungkap.

Dari penyelidikan Tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara di Porong mengungkap adanya bekas kekerasan pada tubuh korban.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara, AKBP dr. Eko Yunianto, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima jenazah seorang ibu bernama Itanti dan bayinya yang baru lahir pada Selasa 26 Juni 2024. Pemeriksaan langsung dilakukan pada malam harinya.

"Dari pemeriksaan, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada perempuan berusia 33 tahun dan bayinya ini," papar Eko, saat dikonfirmasi, Rabu (26/6/2024).

Karena kondisi jenazah yang sudah membusuk, tanda kekerasan hanya ditemukan di bagian organ dalam, terutama pada rahim korban yang menunjukkan adanya memar.

Hal ini diduga menjadi salah satu penyebab kematian Itanti. Bayi laki-lakinya juga diduga mengalami kekerasan, dan kurangnya perawatan pasca kelahiran menjadi faktor kematiannya. "Posisi bayi ditemukan di atas kepala ibunya," terangnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Agus Sobarnapraja menyatakan, penyidikan masih berlangsung dan pihaknya telah memeriksa empat saksi untuk mengumpulkan data.

Penyidik juga mendalami laporan forensik untuk memastikan apakah kekerasan tersebut disengaja atau tidak, sehingga bisa menentukan apakah ini kasus pembunuhan atau bukan.

Dari TKP, penyidik menyita barang bukti seperti handuk, obat-obatan dan dokumen terkait. Sejumlah barang pribadi korban seperti handphone, dompet, dan sepeda motor juga hilang, yang kini masih didalami oleh polisi.

"Belum bisa kami simpulkan, namun hasil otopsi menunjukkan adanya tanda kekerasan," pungkasnya.(*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Amrizal Zulkarnain
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV