SUARA INDONESIA

Densus 88 Gandeng Kemenag Tuban Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme ke Dai dan Khatib

Irqam - 27 June 2024 | 07:06 - Dibaca 2.35k kali
News Densus 88 Gandeng Kemenag Tuban Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme ke Dai dan Khatib
Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggandeng Kemenag Tuban beri sosialisasi pencegahan paham radikalisme. (Foto: Irqam/Suara Indonesia)

SUARA INDONESIA, TUBAN - Direktorat Pencegahan Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggandeng Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengadakan pertemuan dengan Dai dan Khatib setempat, Rabu (26/06/2014).

Kegiatan ini juga terkait sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan intoleransi (IRET) di tempat ibadah serta media sosial.

Kanit I Subdit Kontra Ideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 Mabes Polri AKBP Moh Dofir mengatakan, kegiatan silaturahmi dengan tujuan meningkatkan peran Dai dan Khatib dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran paham radikalisme kepada masyarakat.

“Ini silahturahmi dengan Dai dan Khatib supaya mencegah paham-paham IRET di media sosial. Kita sudah kasih buku-buku khutbah, karena Dai ini punya peran sangat penting mendamaikan umat,” kata AKBP Dofir.

Menurutnya, sosialisasi ke Dai dan Khatib ini karena ada tempat ibadah yang diindikasi jadi penyebaran paham radikalisme. Sehingga Dai dan Khatib yang sudah teredukasi bisa melakukan pencegahan di lingkungan sekitar dan media sosial.

“Kita kumpulkan para Dai dan Khatib untuk memberikan pemahaman wasathiyah, supaya Indonesia damai dan masyarakat tidak terkena virus-virus di media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Tuban Umi Kulsum berharap dengan kegiatan ini, paham radikalisme dan intoleransi di Kabupaten Tuban bisa diantisipasi melalui dakwah dari Dai dan Khatib. 

“Semoga materi yang disampaikan tadi, para Dai dan Khatib bisa melakukan antisipasi bersama-sama mencegah paham-paham radikalisme,” pungkasnya. (*)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Irqam
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV