SUARA INDONESIA

DPRD Banyuwangi Bentuk Pansus Dua Raperda Inisiatif

Muhammad Nurul Yaqin - 27 June 2024 | 19:06 - Dibaca 2.39k kali
News DPRD Banyuwangi Bentuk Pansus Dua Raperda Inisiatif
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliyono bersama Bupati Ipuk Fiestiandani. (Foto: Muhammad Nurul Yaqin/suaraindonesia.co.id).

SUARA INDONESIA, BANYUWANGI - DPRD Banyuwangi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan daerah (Raperda) Pembinaan Ideologi Pancasila dan Raperda Perlindungan dan Pengembangan Produk Unggulan Daerah.

Pembentukan sudah dilakukan, Rabu (26/6/2024) kemarin, di rapat internal dewan. Pansus Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila diketuai oleh Patemo dan wakil Pansus Emy Wahyuni Dwi Lestari.

Sementara Pansus Raperda Perlindungan dan Pengembangan Produk Unggulan Daerah, DPRD sepakat menunjuk Marifatul Kamila dan wakil Pansus Heksa Sudarmadi.

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliyono menyampaikan bahwa pembentukan Pansus ini merupakan upaya serius dari dewan untuk menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan regulasi yang mendukung pembangunan ideologi serta ekonomi daerah. 

Menurut Ruli sapaan akrabnya, Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila sangat penting untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap terjaga dan diterapkan dengan baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Ideologi pancasila wajib dibumikan, tidak hanya sebatas seremonial, tetapi juga harus dilakukan dan diimplementasikan,” kata Politisi sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi ini, Kamis (27/6/2024).

Setelah Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila ini nantinya disahkan, selanjutnya eksekutif memiliki kewenangan teknis yang diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup).

Tidak hanya sekolah setingkat TK,SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi. Melainkan lembaga pemerintah, perkantoran, termasuk swasta wajib melaksanakan aturan tersebut.

“Seperti di sekolah, sebelum pelajaran dimulai bisa diputarkan lagu-lagu nasional. Saat masuk kelas juga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Begitu pula di lembaga pemerintah dan swasta,” tegas Ruli.

Sementara itu, Raperda Perlindungan dan Pengembangan Produk Unggulan Daerah juga menjadi fokus utama DPRD Banyuwangi. Menurut Ruli, Banyuwangi memiliki banyak produk unggulan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, baik dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga industri kreatif. 

"Raperda ini diharapkan mampu memberikan perlindungan kepada para pelaku usaha lokal sekaligus mendorong pengembangan produk unggulan daerah agar dapat bersaing di pasar nasional dan internasional," jelasnya.

Ruli juga mewanti-wanti kepada ketua Pansus agar mensolidkan anggotanya. Sehingga kedua Raperda Inisiatif tersebut bisa selesai tepat waktu.

“Kalau tidak aktif untuk ketua pansusnya kita beri kewenangan untuk memberikan sanksi secara administratif atau semacamnya,” tandas Ruli.

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : Muhammad Nurul Yaqin
Editor : Mahrus Sholih

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya

Featured SIN TV